Dalam rangka penilaian dan penghargaan inovasi kepada daerah yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri setiap tahunnya, yang dikenal dengan IGA (Innovative Government Award), Bappeda sebagai unit kerja yang mengampu inovasi di Kabupaten Sleman menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dan bimbingan teknis kepada seluruh inovator di Perangkat Daerah pada Rabu (25/06/2025) di Aula Bappeda Sleman.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan persepsi yang sama tentang Indeks Inovasi Daerah kepada seluruh inovator, mendorong Perangkat Daerah pengampu inovasi untuk dapat menyediakan bukti dukung inovasi yang sesuai dan memiliki skor yang tinggi untuk setiap parameter indikatornya, serta meningkatkan partisipasi Perangkat Daerah dalam mendukung pengukuran Indeks Inovasi Daerah Kabupaten Sleman tahun 2025.
Sosialisasi dan bimtek ini dibuka dengan paparan singkat Kepala Bappeda yang disampaikan oleh Sekretaris Bappeda, Nunuk Hartati. Nunuk menyampaikan kondisi dan tantangan pelaporan inovasi ke Kemendagri yang setiap tahunnya semakin bertambah tingkat kesulitannya.
“Dibutuhkan partisipasi aktif dan dukungan penuh dari seluruh inovator yang ada di Perangkat Daerah untuk bersama-sama dapat menyediakan bukti dukung yang sesuai atas inovasinya masing-masing” kata Nunuk.
“Tanpa dukungan dan partisipasi penuh dari semua Perangkat Daerah, sulit bagi daerah untuk bisa memperoleh skor Indeks Inovasi Daerah yang tinggi apalagi waktu yang diberikan oleh Kemendagri sangat sedikit yaitu mulai 20 Juni 2025 sampai dengan 2 Agustus 2025”, tambah Nunuk.
Acara selanjutnya diisi dengan bimbingan teknis terkait jenis, bentuk, dan cara pemenuhan bukti dukung masing-masing indikator yang dibutuhkan dalam pelaporan inovasi ke Kemendagri. Setiap inovator harus menyediakan bukti dukung untuk 20 indikator sesuai dengan petunjuk teknis yang disampaikan dari Kementerian Dalam Negeri.
Sebagai informasi, Innovative Government Award adalah penghargaan yang diberikan oleh Kementerian Dalam Negeri kepada pemerintah daerah yang berhasil menciptakan dan mengimplementasikan inovasi dalam pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, dan pembangunan. Penghargaan ini memiliki tujuan sebagai pemacu dan motivator kepada pemerintah daerah dalam meningkatkan inovasi dan kreativitas, termasuk dalam penerapan good governance.
Pada tahun 2024, Kabupaten Sleman memperoleh skor Indeks Inovasi Daerah sebesar 62,82 dengan predikat Sangat inovatif. Dengan skor tersebut menempatkan Kabupaten Sleman pada urutan 58 se-Indonesia untuk kategori Kabupaten. (Bid V)