BAPPEDA SLEMAN Jalan Parasamya No.1, Beran, Tridadi, Sleman, Yogyakarta 55511, Telp/Fax 0274-868800, bappeda@slemankab.go.id

Forum Lintas Perangkat Daerah untuk RKPD tahun 2022 (Hari ke-4: Dinas Pemberdayaan Masyarakat & Kalurahan, Dinas Kebudayaan, serta Dinas Perindustrian & Perdagangan)

Forum Lintas Perangkat Daerah hari ke-4 pada Senin (08/03) di Ruang Pangripta Bappeda yang dipandu oleh Kepala Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Pemerintahan, Erny Maryatun, memberikan kesempatan pertama kepada Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan, Budi Sutamba Saputra mengungkapkan bahwa Dinas PMK mempunyai tugas membantu Bupati melaksanakan urusan pemerintahan dan tugas pembantuan di bidang pemberdayaan masyarakat dan desa. Tolok ukur kinerja Dinas PMK antara lain meliputi pembinaan teknologi tepat guna, pembentukan desa berkarakter, persentase anggota lembaga pemberdayaan masyarakat dan lembaga kemasyarakatan desa yang aktif, pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES), serta partisipasi masyarakat dalam Pilkades. Demi menunjang peningkatan kepada masyarakat, beberapa inovasi telah dikembangkan seperti SIDESI MANIS atau Sistem Informasi Desa Terintegrasi untuk Mewujudkan Desa Mandiri dan Istimewa, serta E-VOTING (Electronic Voting) atau Sistem Pemilihan Lurah yang memungkinkan para pemilih untuk mencatatkan pilihannya yang bersifat rahasia secara elektronik dan teramankan.

Selaku pemapar kedua, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman, Aji Wulantara menyajikan paparan yang berjudul Mempercepat Kebangkitan Ekonomi dan Pemulihan Kondisi Sosial Masyarakat Sleman melalui media Seni dan Budaya. Sejak tahun 2021, sebagai bentuk komitmen Dinas Kebudayaan (dan juga Pemkab Sleman) dalam mendukung status Keistimewaan DIY adalah zero APBD pada Dinas Kebudayaan, sehingga pendanaan kegiatan Seni, Budaya, Sejarah dan Permuseuman adalah murni dari Danais. Anggaran danais yang digunakan untuk pembiayaan sarpras seni budaya di Kabupaten Sleman antara lain diperuntukan untuk proses pengadaan tanah yang diperuntukkan untuk Taman Budaya Kabupaten Sleman, pendataan obyek sarana dan prasarana kebudayaan, penyusunan DED Taman Budaya dan Sayembara Desain Taman Budaya, serta Pembangunan Taman Budaya dan rehab Museum Gunungapi Merapi (rencana). Sementara itu, inovasi yang telah dikembangkan antara lain E-SIKS, E-ticketing MGM, serta Kiblat Papat Lima Pancer.

Bertindak sebagai pemapar ketiga, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman, Mae Rusmi Suryaningsih menegaskan bahwa peran Dinas Perindustrian dan Perdagagan adalah meningkatkan kualitas produksi, meningkatkan manajemen usaha, serta optimalisasi distribusi pemasaran. Dalam rangka mendukung program strategis daerah, Dinas Perindag mendorong fasilitasi promosi produk daerah (melalui promosi tetap di Galeri Upakarti dan Gedung Dekranasda, virtual exhibition(slemanexpo.com), pameran potensi daerah, pameran IFEX, Jakarta Fair, serta Pameran Kriyanusa), mengembangkan industri produk ekspor (fasilitasi pengembangan desain produk orientasi ekspor, business matching, fasilitas paguyuban exportir, temu bisnis, dan pendampingan pengembangan ekspor), serta substitusi impor (menggerakkan IKM batik menggunakan pewarna alam sebagai pengganti pewarna sintetis yang masih impor, dan mendorong pengembangan kreativitas desain produk fashion agar mampu bersaing dengan produk import). Beberapa inovasi juga telah dikembangkan dalam rangka peningkatan pelayanan kepada masyarakat seperti Pembayaran Retribusi Non Tunai melalui e-Retribusi, pengawasan UTTP secara virtual, SIMETAL – Sistem Informasi Pelayanan Metrologi Legal, serta program Borong Bareng guna menggeliatkan industri kecil menengah di Kabupaten Sleman. (***BOB/Bidang Data dan Perencanaan Pembangunan)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of