Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Sleman Jalan Parasamya No.1, Beran, Tridadi, Sleman, Yogyakarta 55511, Telp/Fax 0274-868800, surel: bappeda@slemankab.go.id, website: http://bappeda.slemankab.go.id

Bangkitkan Ekosistem Inovasi, BAPPEDA Selenggarakan Sosialisasi Inovasi

Sebagai upaya menumbuhkan ekosistem inovasi daerah agar inovasi tidak hanya sebagai pengetahuan namun menjadi sebuah budaya, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sleman menyelenggarakan sosialisasi inovasi dengan tema “Menumbuhkan Ekosistem Inovasi Daerah di Kabupaten Sleman untuk Menjadikan Inovasi Sebagai Budaya” pada Kamis (23/6/2022) dan Jumat (24/6/2022).

Diselenggarakan di Aula Pangripta Bappeda, sosialisasi inovasi ini dimaksudkan untuk memacu kreativitas Pemerintah Daerah, BUMD, Pemerintah Kalurahan, dan sekolah-sekolah di Kabupaten Sleman agar melakukan inovasi. Inovasi yang tercipta diharapkan mendukung peningkatan kinerja Pemerintah Daerah dan Pelayanan Publik secara optimal dengan sasaran mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan dan peran serta masyarakat serta peningkatan daya saing daerah.  

Sosialisasi Inovasi yang dilaksanakan selama 2 (dua) hari diikuti oleh kurang lebih 48 Perangkat Daerah dan 2 BUMD pada hari pertama dan 50 Sekolah SD/SMP di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman pada hari kedua.

Sosialisasi inovasi dibuka oleh Ratnani Hidayati, selaku Sekretaris Bappeda Sleman. Dalam sambutan Kepala Bappeda yang dibacakan oleh Ratnani Hidayati disampaikan bahwa munculnya inovasi-inovasi dari Perangkat Daerah, UPTD, Kalurahan, Masyarakat, dan dunia pendidikan/sekolah-sekolah merupakan suatu modal yang sangat baik bagi Pemerintah Kabupaten Sleman khususnya dalam pencapaian visi dan misi Kabupaten Sleman yaitu Terwujudnya Sleman Sebagai Rumah Bersama Yang Cerdas, Sejahtera, Berdaya Saing, Menghargai Perbedaan dan Memiliki Jiwa Gotong Royong.

“Tumbuhnya inovasi ini diharapkan tidak hanya dalam hal kuantitas namun juga dalam hal kualitas sehingga apa yang dihasilkan benar-benar menjadi solusi permasalahan daerah dan/atau menghasilkan nilai tambah dari produk dan/atau proses produksi untuk kesejahteraan masyarakat”, ungkapnya.

Sesi paparan yang disampaikan oleh narasumber dari Badan Diklat Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta, Eko Yayuk Winartiningsih, mengangkat tema tentang “Menggali potensi dan menumbuhkan ide berpikir kreatif untuk berinovasi dalam kerangka inovasi daerah sebagai sebuah budaya”.

“Kita saat ini tidak bisa bekerja biasa-biasa saja tetapi harus berinovasi karena tuntunan kebutuhan yang semakin meningkat. Bekerja biasa-biasa saja dan berinovasi sama-sama memiliki risiko, jadi kenapa tidak berinovasi”, kata Yayuk.

Paparan selanjutnya disampaikan oleh Kepala Bidang Penelitian, Pengembangan, dan Inovasi Bappeda, Indaryanti. Tema yang disampaikan terkait kebijakan dan regulasi inovasi daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman.

“Saat ini Pemerintah Kabupaten Sleman telah memiliki Peraturan Bupati Nomer 30 Tahun 2021 tentang Inovasi Daerah yang menjadi pedoman bagi seluruh stakeholder untuk melakukan inovasi” kata Indaryanti.

Selain kebijakan dan regulasi inovasi daerah di Kabupaten Sleman, disampaikan pula beberapa hal kepada peserta mengenai persiapan Pemerintah Kabupaten Sleman untuk mengikuti penilaian Indeks Inovasi Daerah Tahun 2022 yang diselenggarakan oleh Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia.

Acara sosialisasi inovasi pada hari kedua masih mengangkat tema yang sama dengan narasumber dari Badan Diklat Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta, Wuryani, dan Kepala Bidang Penelitian, Pengembangan, dan Inovasi Bappeda, Indaryanti. Acara sosialisasi ditutup oleh Kepala Bidang Penelitian, Pengembangan, dan Inovasi Bappeda. (***GNA/Bidang Litbangnov)

3 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
WordPress Lightbox
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x