Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Sleman Jalan Parasamya No.1, Beran, Tridadi, Sleman, Yogyakarta 55511, Telp/Fax 0274-868800, surel: [email protected], website: http://bappeda.slemankab.go.id

Musyawarah Perencanaan TJSP Tahun 2026: Kolaborasi Membangun Sleman

Bappeda Sleman selaku sekretariat Forum TJSP melaksanakan kegiatan Musyawarah Perencanaan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Musren TJSP) pada Rabu, 24 Juni 2026. Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Pengurus Forum TJSP, 7 Perangkat Daerah, 14 kapanewon, 75 perusahaan anggota Forum TJSP dan jajaran pengurus sekretariat TJSP.

Pada tahun 2026 terdapat setidaknya 68 usulan kegiatan dari beberapa perangkat daerah dengan jumlah total Rp1.269.188.438. Perangkat Daerah yang mengajukan usulan program TJSP diantaranya; Dinas Perhubungan, Dinas Perindustrian Perdagangan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Dinas Kebudayaan, Dinas Pariwisata, Dinas Kesehatan, Dinas P3AP2KB, Dinas PUPKP dan Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan dan 14 Kapanewon, sedangkan 3 Kapanewon tidak mengajukan usulan yaitu Kapanewon Ngemplak, Kapanewon Prambanan dan Kapanewon Depok. Setidaknya perusahaan merespon usulan sebanyak 48,61% dari total penawaran atau senilai Rp617 juta.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman mewakili Bupati Sleman menyampaikan bahwa forum tersebut merupakan forum yang strategis dalam menyusun program TJSP yang terencana, terpadu dan berkelanjutan. Forum ini menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, serta sinkronisasi antara program-program perusahaan dengan prioritas pembangunan daerah, sehingga setiap kontribusi yang diberikan dapat tepat sasaran, memberikan manfaat yang nyata, dan menjawab kebutuhan masyarakat. Pemda Sleman menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh perusahaan yang telah berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan TJSP di Kabupaten Sleman. Berdasarkan laporan pelaksanaan TJSP Tahun 2025, tercatat sebanyak 89 perusahaan telah aktif menyalurkan dan melaporkan kegiatan TJSP dengan total realisasi mencapai lebih dari 20 miliar rupiah melalui 956 kegiatan yang tersebar di berbagai bidang pembangunan. Capaian ini merupakan salah satu yang tertinggi dalam beberapa tahun terakhir dan menjadi bukti nyata komitmen dunia usaha dalam mendukung pembangunan Kabupaten Sleman. Kontribusi tersebut telah mendukung berbagai sektor prioritas, mulai dari pendidikan, kesehatan, pengentasan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, pembangunan infrastruktur, hingga pelestarian lingkungan hidup. Sinergi yang terbangun antara pemerintah daerah, dunia usaha dan masyarakat telah memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Sleman.

Tantangan pembangunan ke depan tentu semakin kompleks. Oleh karena itu, pelaksanaan TJSP perlu diarahkan menjadi program yang mampu memberdayakan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, menjaga kelestarian lingkungan, serta mendukung pencapaian tujuan pembangunan daerah secara berkelanjutan. Melalui Musren TJSP Tahun 2026 ini perusahaan dapat menyelaraskan rencana program TJSP dengan kebutuhan pembangunan daerah yang telah diidentifikasi oleh perangkat daerah maupun kapanewon. Dengan demikian, program yang dilaksanakan tidak tumpang tindih, memiliki fokus yang jelas,  dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Filosofi Jawa mengajarkan kepada kita, “Sesarengan mbangun, abot dadi entheng, entheng dadi luwih gampang,” yang berarti bahwa pekerjaan yang berat akan menjadi ringan apabila dilakukan secara bersama-sama. Nilai gotong royong inilah yang menjadi semangat utama dalam pelaksanaan TJSP di Kabupaten Sleman.

BKAD Sleman manyampaikan paparan terkait pembiayaan kreatif (creative financing) yaitu  Pendekatan pendanaan inovatif di luar anggaran pemerintah secara langsung (non-APBN/APBD) yang melibatkan partisipasi sektor swasta. Skema ini menggabungkan berbagai instrumen keuangan dan kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat pembangunan serta memperkuat kapasitas fiskal daerah. Komponen Utama Pembiayaan Kreatif diantaranya melalui Sinergi Dana Non-Pemerintah melalui Optimalisasi dana Corporate Social Responsibility (CSR), filantropi, atau skema seperti Land Value Capture (LVC ).

Direktur PDAM Sleman selaku Ketua Forum TJSP manyampaikan bahwa  pengurus Forum TJSP telah merumuskan kebijakan dengan program prioritas dalam mendukung pengentasan kemiskinan, penanganan stunting, penanganan sampah, pendidikan, dan fasilitasi difabel. Pengurus Forum juga berkomitmen peningkatan sinergi dengan terus melakukan koordinasi internal Pengurus Forum TJSP dan anggota dan melakukan kunjungan ke perusahaan. Selain itu juga akan dirumuskan program berkelanjutan dengan memilih program TJSP prioritas dan memiliki impact / nilai manfaat besar secara bersama-sama dengan perusahaan anggota lainnya mendukung pelaksanaan program TJSP prioritas yang diusulkan oleh pemerintah daerah.

~ Bidang Perekonomian ~

5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
WordPress Lightbox
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x