Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Sleman Jalan Parasamya No.1, Beran, Tridadi, Sleman, Yogyakarta 55511, Telp/Fax 0274-868800, surel: bappeda@slemankab.go.id, website: http://bappeda.slemankab.go.id

Optimalisasi PLUT KUKM Minggir dan Krusialnya Revitalisasi Pasar Kebon Agung Untuk Memperkuat Ekonomi Lokal

Pada Senin, 9 Februari 2026, Bidang Perekonomian Bappeda melaksanakan peninjauan PLUT KUMKM Minggir dan Pasar Kebon Agung. Diterima dan didampingi oleh Ahmad Muzaki Bintar selaku konsultan PLUT di Kapanewon Minggir, dijelaskan bahwa bangunan tersebut memiliki luas lahan 2.920 meter persegi dan dibangun di atas aset milik Pemkab Sleman, sesuai dengan persyaratan kriteria kesiapan DAK dari pemerintah pusat. Lokasi tersebut dipilih karena memenuhi syarat legalitas dan dekat dengan beberapa sentra industri lokal seperti sentra lurik dan tenun di Kapanewon Moyudan.

Fungsi PLUT yaitu sebagai pusat layanan konsultasi, pelatihan, dan promosi bagi UMKM. Secara fasilitas, gedung baru PLUT di wilayah Sleman barat tersebut lebih representatif, lengkap dan modern. Terdapat workshop dan mini teater untuk diskusi atau sharing dengan praktisi, ruang siniar, ruang komputer, ruang percetakan beserta mesinnya, ruang jahit yang dilengkapi dengan mesin jahit dan perlengkapannya, ruang memasak dilengkapi freezer, microwave oven dan  fasilitas pendukung yang cukup memadai. Seluruh area PLUT sudah dilengkapi fasilitas yang ramah bagi difabel.

Beliau menambahkan bahwa PLUT tersebut sudah mulai digunakan sejak diserahterimakan pada bulan Oktober 2025. PLUT bekerja sama dengan Forkom UMKM, komunitas pelaku UMKM seperti IPWI, sektor perbankan, dan lain-lain. Beberapa kegiatan yang pernah dilakukan di PLUT Minggir antara lain: pelatihan dari Ikatan Pengusaha Wanita Indonesia, sosialisasi permodalan dari PT Bank BPD DIY, dan beberapa pelatihan lainnya.

Peninjauan juga dilakukan di Pasar Kebon Agung, Minggir. Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman mengajukan usulan revitalisasi pasar tradisional kepada pemerintah pusat yang salah satunya adalah Pasar Kebon Agung. Pasar Kebon Agung merupakan salah satu warisan budaya yang dibangun oleh Pemerintah Kolonial Belanda dengan gaya arsitektur yang khas berupa los pasar yang terbuka dengan atap rangka besi/baja, genteng tanah liat dan bagian lantai semen cor.

Revitalisasi Pasar Kebon Agung menjadi sangat krusial untuk memperkuat ekonomi lokal sekaligus mendukung sektor pariwisata. Pasar tradisional diharapkan tidak hanya menjadi pusat perdagangan namun juga dapat mendukung mobilitas masyarakat, pariwisata dan identitas budaya daerah. Usulan revitalisasi telah diajukan ke pemerintah pusat, namun pelaksanaannya menunggu keputusan dan anggaran.

~ Bidang Perekonomian ~

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
WordPress Lightbox
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x