Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Sleman Jalan Parasamya No.1, Beran, Tridadi, Sleman, Yogyakarta 55511, Telp/Fax 0274-868800, surel: [email protected], website: http://bappeda.slemankab.go.id

Bappeda Gandeng BRIN Susun Riset Untuk Terapkan Evidence-Based Policy Dalam Perencanaan Pembangunan

Bappeda mempunyai peranan yang penting dalam penyusunan dokumen perencanaan pembangunan. Keberadaan dokumen perencanaan ini akan menjadi arah dan pedoman pembangunan bagi seluruh Perangkat Daerah di Pemerintah Kabupaten Sleman. Pendekatan evidence-based policy adalah salah satu pendekatan yang dilakukan dalam penyusunan perencanaan pembangunan agar kebijakan yang diambil berlandaskan pada data, fakta empiris, riset ilmiah, dan hasil evaluasi yang valid, bukan sekadar asumsi atau opini semata.

Dalam pelaksanaan penerapan evidence-based policy tersebut, pada tahun ini Bappeda menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk menyusun beberapa riset singkat (Quick Research) atas permasalahan yang saat ini menjadi isu strategis pembangunan. Penyusunan riset singkat ini melibatkan sebanyak 52 peneliti dari berbagai disiplin ilmu dan Pusat Riset BRIN. Peneliti BRIN tersebut merupakan tim peneliti penugasan Yogyakarta yang saat ini berada di Kawasan BRIN Babarsari yaitu di Kawasan Sains dan Edukasi (KSE) Achmad Baiquni, Jl. Babarsari, Tambak Bayan, Caturtunggal, Kapanewon Depok, Sleman.

Pada kolaborasi Pemda Sleman dan BRIN kali ini mengusung permasalahan terkait dampak keberadaan jalan tol dan langkah-langkah konkrit yang perlu diambil oleh Pemerintah Kabupaten Sleman. Isu permasalahan ini diambil karena relevan dengan kondisi saat ini yang sedang dilakukan pembangunan jalan tol di wilayah Kabupaten Sleman sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional. Riset singkat tersebut dilakukan dari beberapa aspek yang berbeda sehingga menjadi satu kesatuan penelitian yang komprehensif. Penyusunan riset singkat telah dilaksanakan pada bulan Maret – Juni 2026 dengan mencakup 11 tematik riset, yaitu:

  1. Kebijakan Pembangunan Tol di Kabupaten Sleman.
  2. Dampak Pembangunan Jalan Tol pada Mobilitas Penduduk.
  3. Implikasi Pembangunan Jalan Tol terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Kinerja UMKM di Kabupaten Sleman.
  4. Dampak Keberadaan Jalan Tol di Kabupaten Sleman terhadap Bidang Pariwisata.
  5. Perubahan Hubungan, Nilai dan Norma Sosial Dampak Keberadaan Jalan Tol Trans Jawa di Wilayah Kabupaten Sleman.
  6. Transformasi Struktur dan Pola Sosial Masyarakat: Dampak Pembangunan Jalan Tol di Kabupaten Sleman.
  7. Dampak Keberadaan Jalan Tol Trans Jawa di Kabupaten Sleman terhadap Tradisi Budaya dan Kearifan Lokal.
  8. Harmonisasi Infrastruktur dan Histori: Strategi “Win Win Solution” Dampak Pembangunan Jalan Tol Jogja-Solo terhadap Situs Cagar Budaya di Kabupaten Sleman.
  9. Mitigasi Urban Sprawl dan Pengendalian Konversi Lahan Pertanian di Koridor Jalan Tol, Kabupaten Sleman.
  10. Perubahan Tata Ruang dan Wilayah: Linguistik Lanskap pada Wilayah Perubahan Tata Ruang yang Terdampak Pembangunan Jalan Tol.
  11. Potensi Dampak Lingkungan dan Risiko Kesehatan Masyarakat dari Pembangunan Jalan Tol di Kabupaten Sleman.

Kesebelas riset singkat tersebut telah dipaparkan oleh para peneliti BRIN kepada Kepala Bappeda beserta jajarannya di Bappeda Sleman pada Selasa (3/6/2025). Kepala Bappeda, Nur Fitri Handayani, yang hadir saat itu mengatakan “Nantinya rekomendasi-rekomendasi kebijakan yang dihasilkan dari hasil kajian ini akan sangat dibutuhkan bagi perencanaan pembangunan terutama yang paling dekat adalah perencanaan pembangunan di tahun 2027”, ucap Fitri.

Dalam perjalanannya, hasil rekomendasi dari kesebelas riset singkat tersebut telah dimasukkan ke dalam salah satu sub bab pada dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Sleman Tahun 2027. Dokumen tersebut telah ditetapkan dengan Peraturan Bupati Sleman pada awal Juli 2026. (Bid V)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
WordPress Lightbox
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x