Pada tahun 2026 Kementrian Perencanaan Pembangunan Nasional melaksanakan Penghargaan Pembangunan (PPD) yang merupakan evaluasi yang mengikuti kondisi aktual guna memotivasi dan mengapresiasi pemerintah daerah atas pencapaiannya dalam pelaksanaan pembangunan dan penyusunan perencanaan yang berkualitas, konsisten, komperehensif dan terukur serta dapat dilaksanakan.
PPD tahun 2026 : “Perencanaan dan Kinerja Pelaksanaan Prioritas Nasional di Daerah” berfokus pada tahap penilaian dokumen perencanaan, kinerja pencapaian dan program unggulan daerah. Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2026 meliputi 2 (dua) tahap penilaian yaitu penilaian teknis dokumen, serta wawancara dan verifikasi. Kabupaten Sleman berhasil lolos dalam penilaian Tahap I dan masuk dalam nominasi 5 (lima) besar kabupaten se-Indonesia. Untuk mendukung Tema PPD tahun 2026 yaitu Peningkatan SDM Berkualitas, Kabupaten Sleman mengangkat program unggulan Sleman Pintar Plus Plus yang terdiri dari Pratu Kemis Sarjana (Program Satu Keluarga Miskin Satu Sarjana) dan Pratu Kemis Mentas (Program Satu Keluarga Miskin Memperoleh Pendapatan Pantas).

Penilaian Tahap II untuk Kabupaten Sleman dilaksanakan pada tanggal 29-30 Juni 2026 yang terdiri dari wawancara dan verifikasi/ kunjungan lapangan. Wawancara dilakukan oleh tim penilai yang terdiri dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia, Tim Penilai Independen dan Tim Penilai Utama. Wawancara dilaksanakan di Smart Room Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sleman yang dilaksanakan secara hybrid antara Bappeda dan Perangkat Daerah dengan stakeholders non Perangkat Daerah yang terdiri dari masyarakat, perwakilan kalurahan dan kapanewon, anggota DPRD, perwakilan Ombudsman RI, tokoh masyarakat, kelompok marginal (perempuan), media, akademisi, LSM, perwakilan dunia usaha, asosiasi profesi, penerima manfaat program unggulan dan stakeholders pelaksana program unggulan.

Verifikasi/kunjungan lapangan dilaksanakan dengan lokasi Museum Gunung Merapi (wisata edukatif hasil kolaborasi pusat-Provinsi-Kabupaten Sleman), Universitas Teknologi Yogyakarta (program unggulan Sleman Pintar Plus Plus), Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Sendangsari Minggir (Program spesifik prioritas Sleman Resik), dan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) di Padukuhan Kliran Kalurahan Sendangagung Kapanewon Minggir (program UMKM Naik Kelas).
~Sekretariat

