BAPPEDA SLEMAN Jalan Parasamya No.1, Beran, Tridadi, Sleman, Yogyakarta 55511, Telp/Fax 0274-868800, bappeda@slemankab.go.id

Sosialisasi Hak Kekayaan Intelektual Tahun 2022 Sebagai Perlindungan Hukum Bagi Produk/Jasa

Sebanyak 33 Usaha Kecil Menengah (UKM) dan dua (2) Perangkat Daerah (PD) penerima fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) mengikuti sosialisasi HKI yang diselenggarakan oleh Bidang Penelitian, Pengembangan dan Inovasi, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah bertempat di Aula Pangripta, pada Selasa, 22 Maret 2022 lalu. Acara ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi dan informasi mengenai HKI, tata cara mengajukan HKI, dan pemahaman pentingnya HKI untuk melindungi hasil produk/jasa dalam upaya untuk meningkatkan daya saing melalui peningkatan kualitas, desain, kemasan dan merek.

Dwi Anta Sudibya, selaku Kepala Bappeda dalam sambutannya menyampaikan bahwa fasilitasi HKI bagi UKM sudah menjadi tupoksi Bappeda dan sejalan dengan visi misi Bupati yaitu cerdas dan berdaya saing sehingga apapun yang sudah kita hasilkan perlu dibranding untuk peningkatan daya saing, salah satunya dengan meng-HKI-kan produk/jasa yang dihasilkan sehingga produk tersebut mempunyai daya saing, nilai tinggi dan usaha semakin lancar yang akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan umkm. “Bappeda pada tahun 2022, memfasilitasi pendaftaran HKI kepada 30 UKM dan 2 PD secara gratis,” ujarnya.  

Adapun narasumber dalam sosialisasi ini adalah Syiwi Anggraini, staf Kanwil Kemenkumham DIY dengan materi Kekayaan Intelektual dan Sakti Maulana  dengan materi Upaya Mitigasi Pelanggaran Merek dan IG, serta Lanang Tanu staf Dinas Koperasi dan UKM Sleman dengan materi Branding to Increase Sales. Dalam sesi paparan dijelaskan bahwa HKI adalah hak yang timbul bagi hasil olah pikir otak yang menghasilkan suatu produk atau proses yang berguna untuk manusia. Sementara itu, kekayaan intelektual berdasarkan kepemilikan ada 2 yaitu: 1) Kekayaan intelektual komunal (Indikasi Geografis, Pengetahuan Tradisional, Sumber Daya Genetik, Ekspresi Budaya Tradisional); 2) Kekayaan Intelektual Individual (Hak Cipta, Paten, Merek, Desain Industri, Design Tata Letak Sirkuit Terpadu, Rahasia Dagang, Varietas Tanaman). Manfaat pendaftaran merek meliputi lima (5) point yaitu pertama memberikan identitas produk, kedua sebagai pembeda, ketiga, jaminan mutu, keempat sebagai alat promosi, dan kelima menimbulkan loyalitas pembeli. Adapun jangka waktu perlindungan merek adalah 10 tahun dan dapat diperpanjang. (***UNA/Bidang Litbangnov)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x