SLEMAN SELENGGARAKAN MUSRENBANG RKPD 2014


Pada hari Selasa, tanggal 26 Maret 2013, bertempat di Aula Bappeda Sleman dilaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kabupaten Sleman Tahun  2013. Kegiatan Musrenbang ini diikuti oleh peserta sebanyak kurang lebih 200 orang yang terdiri dari para Kepala SKPD, perwakilan LSM, akademisi, wakil paguyuban dukuh, wakil paguyuban lurah. Hadir dalam kesempatan tersebut antara lain Kepala Bappeda Prop. DIYDrs. Tafip Agus Rayanta, Msi, Bupati Sleman, Sri Purnomo, Wakil Bupati Sleman, Yuni Satia Rahayu, SS.M.Hum, Sekda Sleman dr. Sunartono,M.Kes, serta Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sleman Rohman Agus Sukamto.

Dalam laporan penyelenggaraannya Kepala Bappeda Kabupaten Sleman drg. Intriati Yudatiningsih, M.Kes menyampaikan bahwa maksud dan tujuan Musrenbang ini adalah untuk mengoptimalkan kegiatan proses perencanaan pembangunan guna mewujudkan tujuan pembangunan daerah. Selain itu melalui Musrenbang ini Pemkab Sleman berupaya untuk mendapatkan masukan dari seluruh pemangku kepentingan guna menyempurnaan rancangan RKPD menjadi rancangan akhir RKPD tahun 2014 yang memuat rancangan kerangka ekonomi daerah, arah kebijakan dan prioritas pembangunan daerah, serta rencana kerja yang pendanannya berasal dari APBD Kabupaten, APBD Pemda DIY dan APBN.

Adapun Kepala Bappeda Prop. DIY Drs. Tafip Agus Rayanta, Msi, dalam pengarahannya mengemukakan bahwa Peringkat IPM DIY berada pada nomor 4 dalam skala nasional. Sedangkan Angka harapan hidup di DIY cukup tinggi bahkan berada diatas rerata nasional ( 71,1 pada 2011). Sedangkan tingkat pengangguran  terbuka di Sleman pada Agustus 2012 mencapai 5,42 %

Sedangkan Bupati Sleman dalam sambutannya mengatakan bahwa dalam memformulasikan kegiatan pembangunan tahun 2014 harus bertumpu pada pencapaian target yang telah ditetapkan  untuk pencapaian visi Rencana Pembangunan Jangka Panjang tahun 2010-2015. Lebih lajut Sri Purnomo  menyampaikan bahwa permasalahan utama dalam pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Sleman adalah masih adanya KK miskin sebanyak 49,471 KK atau sekitar 15,85% dari 312.089 KK. Jumlah tersebut menurun dibanding tahun 2011 yang mencapai 16 %. Dalam menangani kemiskinan ke depannya harus ditekankan pada 2 aspek, yakni upaya pengentasaan masyarakat miskin dan upaya penanggulangan masyarakat agar tidak miskin serta harus dilakukan secara terintegrasi.

Dalam Musrenbang tersebut hasil yang diharapkan adalah penyempurnaan rancangan RKPD tahun 2014 menjadi rancangan akhir RKPD tahun 2014 yang terdiri usulan program/kegiatan yang akan dibiayai oleh APBD kabupaten dan usulan program kegiatan yang akan dibiayai oleh APBD Pemda DIY serta usulan program/kegiatan yang akan dibiayai oleh APBN. Dan rancangan akhir RKPD tersebut setelah disahkan dengan peraturan bupati akan digunakan SKPD guna menyempurnakan rancangan Renja SKPD menjadi Rancangan Akhir Renja SKPD.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sleman Rohman Agus Sukamto dalam paparannya yang berjudul Pokok Pokok Pikiran DPRD Kabupaten Sleman Terhadap Perencanaan Pembangunan Tahun 2014 menyampaikan bahwa DPRD Kabupaten Sleman memiliki 3 fungsi Fungsi Legeslasi, Fungsi Anggaran dan Fungsi Pengawasan. Lebih lanjut Rohman Agus Sukamto menyampaikan  bahwa baik secara individu maupun kelembagaan DPRD, dapat dan wajib meperjuangkan kepentingan kesejahteraan masyarakat, berdasarkan amanat UUD 45. Pintu ini dapat dilakukan dengan cara masa resses DPRD, laporan keinginan dari masyarakat baik yang melalui lembaga DPRD, pengajuan proposol, penyampaian aspirasi, bahkan demonstrasi, yang pada intinya untuk menyampaikan berbagai persoalan sosial ekonomi, pelayanan yang terjadi, yang kemudian ditindaklanjuti dengan rapat rapat dan menjadi pokok pokok pikiran DPRD

Setelah upacara pembukaan selesai, peserta dalam Musrenbang melanjutkan diskusi secara perkelompok yang dibagi dalam 4 kelompok yang meliputi Kelompok Pemerintahan, kelompok perekonomian, kelompok sosiaal budayaa dan kelompok sarana dan prasarana. Seusai diskusi kelompok dilanjutkan dengan sidang pleno yang diakhiri dengan penandatanganan berita acara pelaksanaan Musrenbang oleh perwakilan  stake holder atau pemangku kepentingan.

Hasil pelaksanaan Musrenbang di Kabupaten Sleman ini selanjutnya akan digunakan sebagai bahan untuk Musrenbang Pemda DIY yang akan diselenggarakan tanggal 28 Maret 2013. * * *

1
Leave a Reply

avatar
1 Comment threads
0 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
1 Comment authors
Obat Herbal Untuk Penyakit Recent comment authors
  Subscribe  
Notify of
Obat Herbal Untuk Penyakit
Guest

saya ikut nyimak aja pak