Kepala Bappeda Kabupaten Sleman, Drs. Kunto Riyadi, MPPM menerima tamu dari BAPPEDA Kota Padang di Ruang Rapat Sinom Bappeda Kabupaten Sleman pada hari Rabu tanggal 25 Juli 2018. Tujuan diadakannya kunjungan ini adalah ingin melakukan studi tentang Pemanfaatan Sistem Informasi Manajemen (SIM) Kemiskinan dalam percepatan penanggulangan kemiskinan. Rombongan terdiri 10 orang dari Kepala Bappeda bersama 2 orang Kabid dan 2 orang Kasubbid, Dinas Sosial 1 orang, Dinas Kominfo 1 orang, Bagian Kesra 1 orang, Bagian Pembangunan 1 orang dan dari PT. Mapalus Manggala Engineering 1 orang.

Angka kemiskinan Kabupaten Sleman cenderung menurun baik dari hasil perhitungan SIM Kemiskinan Sleman maupun dari perhitungan garis kemiskinan BPS. Berdasar perhitungan kemiskinan di SIM BDT Kabupaten Sleman,  jumlah KK  miskin di Kabupaten Sleman ada penurunan berdasar verifikasi dan validasi tahun 2015 yaitu sebesar 11,76% atau 41.023 KK, tahun 2016 menjadi 10,60% 38.873 KK dan Tahun 2017 menjadi 9,48% atau 34.128 KK. Berdasar data BPS angka kemiskinan masyarakat Sleman tahun 2013 tercatat sebesar 10,44%, tahun 2014 turun menjadi 9,82%, tahun 2015 menjadi 9,50%, tahun 2016 sebesar 8,21% dan tahun 2017 berada pada angka 8,13%.

SIM Kemiskinan Sleman sudah terbangun sejak tahun 2010 dan terintegrasi dengan NIK/KK dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Untuk saat ini data sasaran penanggulangan kemiskinan berdasarkan data dalam SIM Kemiskinan Kabupaten Sleman Tahun 2017 berbasis data Pemutakhiran Basis Data Terpadu (PBDT tahun 2015). Data yang dijadikan dasar acuan adalah data PBDT 2015 yang telah dilakukan verifikasi dan validasi data dengan penggabungan model MPM (Pemutakhiran Mandiri) dan Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT). Data tersebut digunakan untuk sasaran program kegiatan penanggulangan kemiskinan oleh semua stakeholder baik itu pemerintah pusat, daerah, dunia usaha, perguruan tinggi, LSM dan masyarakat. Hal ini terkait dengan komitmen bersama bahwa penanganan masalah kemiskinan perlu dilakukan secara terpadu, terintegrasi dan komprehensif dengan satu data untuk semua.

***(Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Pemerintahan)