BAPPEDA SLEMAN Jalan Parasamya No.1, Beran, Tridadi, Sleman, Yogyakarta 55511, Telp/Fax 0274-868800, bappeda@slemankab.go.id

Rembug Pembangunan Sarana Prasarana dengan Pemda DIY melalui Forum Sektoral Kewilayahan Kabupaten Sleman

Pada hari Senin (14/3) bertempat di Ruang Rapat Durma, BAPPEDA Kabupaten Sleman mengikuti Forum Sektoral Kewilayahan di Bidang Sarana dan Prasarana antara Pemda DIY dan Pemerintah Kabupaten Sleman. Forum yang dilaksanakan secara daring ini bertujuan untuk menyinkronkan prioritas daerah yang dilaksanakan melalui program, kegiatan, dan sub kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Pemerintah Kabupaten Sleman. Kesesuaian prioritas pembangunan dilakukan melalui mekanisme pencermatan form kesesuaian prioritas daerah sebagai acuan dalam penyusunan RKPD DIY dan RKPD Kabupaten Sleman tahun 2023.

Terdapat 6 Prioritas Pembangunan Daerah DIY Tahun 2023, yaitu:

  1. Pengurangan Gap Ketimpangan Wilayah
  2. Penurunan Kemiskinan
  3. Pemulihan Ekonomi
  4. Peningkatan Kualitas SDM (pendidikan, kesehatan, budaya)
  5. Peningkatan Kualitas Layanan Publik, dan
  6. Menjaga Daya Dukung Lingkungan

Pada pembahasan selanjutnya dilakukan pencermatan tolak ukur kinerja, disesuaikan dengan Kepmendagri 050-5889 Tahun 2021 tentang hasil Verifikasi, Validasi, Inventarisasi, Klasifikasi, Kodefikasi dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah.

Berdasarkan hasil diskusi, terdapat beberapa catatan terkait kesesuaian prioritas daerah DIY dan Kabupaten Sleman, antara lain:

  1. Pada penanganan drainase masih terdapat titik genangan di daerah perkotaan. Hal tersebut perlu disampaikan ke lokasi yang akan ditangani. Untuk saat ini lokasi prioritas belum bisa ditentukan karena proses perencanaan RKPD Tahun 2023 masih dalam proses Forum Lintas Perangkat Daerah.
  2. Perlu dilakukan konfirmasi kewenangan saluran drainase di Jalan Kaliurang, serta data genangan juga perlu dikoordinasikan kembali.
  3. Beberapa kegiatan masih pelu di-update mengingat masih ada tambahan output yang belum direkap/ditentukan dari hasil PUPM dan Pokok Pikiran DPRD.
  4. Perlu koordinasi terkait kewenangan beberapa embung yang terdapat di Kabupaten Sleman. Secara keseluruhan terdapat 29 embung di Kabupaten Sleman, di antaranya 8 unit merupakan kewenangan Kabupaten Sleman. Berkaitan hal tersebut dibutuhkan harmonisasi data base terkait embung untuk memperhitungkan output.
  5. Mempertimbangkan keberadaan Selokan Van Der Wijck dan Selokan Mataram, maka Pemda DIY mengusulkan agar Kabupaten Sleman menetapkan Surat Keputusan Bupati tentang Tata Tanam agar pembagian irigasi dengan kabupaten lain dapat merata. Selain itu ke depannya perlu diadakan sidang komisi irigasi untuk Penetapan SK Tata Tanam.
  6. Upaya Kabupaten Sleman meminimalisir sampah yang masuk ke TPA dengan membangun 3 lokasi TPST3R yang berada di kawasan Sleman Timur, Sleman Tengah, dan Sleman Barat diberi apresiasi oleh Pemda DIY.
  7. Untuk meningkatkan keselamatan transportasi perlu penyediaan perlengkapan jalan dan prasarana jalan berupa Penerangan Jalan Umum (PJU), cermin cembung, dan lain lain.
  8. Pengadaan Zona Selamat Sekolah perlu ditinjau ulang dengan aturan yang baru. (***ZUL/Bidang Fisik dan Prasarana)
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x