BAPPEDA SLEMAN Jalan Parasamya No.1, Beran, Tridadi, Sleman, Yogyakarta 55511, Telp/Fax 0274-868800, bappeda@slemankab.go.id

Potensi Wisata Baru di Kabupaten Sleman: tindak lanjut pasca penanganan kawasan kumuh di Ledhok Blotan

Kawasan Ledhok Blotan yang mencakup Dusun Sono, Dusun Kayen, dan Dusun Blotan merupakan target dalam rangka penataan kawasan kumuh di Kabupaten Sleman. Penataan kawasan telah dilaksanakan sejak tahun 2017 sampai dengan 2019 secara berturut-turut tiap tahunnya. Sebagai tindak lanjut untuk antisipasi ke depannya, dari masyarakat timbul usulan untuk pengembangan Wisata Alam Ledhok Blotan pasca penataan kawasan kumuh di padukuhan Blotan, Desa Wedomartani, Kecamatan Ngemplak. Menangkap aspirasi tersebut, Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman mengadakan rapat koordinasi pada hari Selasa 5 Februari 2020 yang bertempat di Pendhopo Kampung Wisata Ledhok Blotan bersama Organisasi Pemerintah Daerah, Perangkat Desa, dan Tokoh Masyarakat Karang Taruna yang di buka oleh Kepala Seksi Perumahan Formal M. Nur Rochmawardi yang dihadiri oleh perwakilan dari Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman, Bappeda Kabupaten Sleman, Dinas Pariwisata, Dinas Kebudayaan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sleman, perwakilan Kecamatan Ngemplak, Dukuh Blotan, dan tokoh masyarakat sebagai pengelola Kawasan Wisata Ledhok Blotan.

Pak Lagiman selaku Koordinator Badan Keswadayaan Masyarakat pada kesempatan ini menjelaskan tentang gambaran umum kawasan, termasuk potensi wisata kesenian yang berada di daerah berupa jathilan, karawitan, jemparingan, serta beberapa industri batik. Terdapat dua skema penganggaran yang dilakukan yaitu dari melalui Program KOTAKU dan Program Pendanaan Kumuh APBD Sleman. Pada Tahun 2017 Program KOTAKU telah menggelontorkan anggaran sekitar Rp500 juta untuk pembangunan infrastruktur jalan menuju tempat wisata dan pembuatan drainase. Sedangkan Kabupaten Sleman melalui APBD telah menganggarkan sekitar Rp1,3 miliar untuk jalan di sekitar tempat wisata dan untuk pengembangan wisata.

Pada kesempatan tersebut para peserta koordinasi diajak berkeliling untuk menikmati pemandangan yang berada di tempat Wisata Ledhok Blotan sekaligus untuk menyaksikan potensi yang ada di kawasan tersebut. Lokasi yang asri sangat terasa, terdapat pula berbagai amenitas kegiatan wisata antara lain gasebo, warung makan dan minuman.

Pada sesi diskusi ke dua OPD yang hadir memberikan pendapat dan masukan untuk kelanjutan pembangunan tempat wisata Ledhok Blotan. Pengelola tempat wisata Ledhok Blotan, Bapak Wardi menyampaikan 3 tahap pembangunan Kawasan Wisata Ledhok Blotan. Selanjutnya Bappeda Kabupaten Sleman yang diwakili oleh Dona Saputra Ginting sebagai Kepala Bidang Fisik dan Prasarana menyampaikan bahwa penataan kawasan Wisata Ledhok Blotan dianggap berhasil karena memberikan pengaruh yang besar terhadap penataan kawasan dan juga meningkatkan nilai ekonomis kawasan tersebut yang harapannya bisa dikembangkan secara lebih baik lagi. Selain itu, usulan- usulan dari masyarakat setempat diperlukan untuk merencanakan kebutuhan pengembangan secara lebih detail sehingga dapat dianggarkan pada APBD selanjutnya. Sementara itu perwakilan dari Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman menyampaikan perlunya peningkatan sumberdaya manusia untuk pengelola wisata agar pelayanan bagi pengunjung memuaskan. Sebagai penunjang, Dinas Pariwisata bersedia mengadakan pelatihan. Sementara itu untuk bentuk pengelolaan wisata di Ledhok Blotan perlu ditetapkan pilihan bentuk organisasinya. Adapun pilihan bentuk organisasi dapat berupa Badan Usaha Milik Desa (BUMDES), Koperasi, Pokdarwis, ataupun Desa Wisata.

Menyambut hal tersebut perwakilan dari Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman menyampaikan perlunya memanfaatkan potensi-potensi budaya yang ada didaerah setempat untuk menunjang wisata seperti  jathilan, karawitan, jemparingan dll. Selain itu jika dilihat berdasarkan lokasinya, dapat pula dimanfaatkan sebagai wisata religi contohnya adalah memanfaatkan umbul yang ada di daerah tersebut, selain itu untuk tempat parkir dapat dikelola kembali dan menjaga kebersihannya. Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman berpendapat bahwa untuk menjaga kebersihan lingkungannya perlu dilaksanakan pengelolaan lingkungan untuk mengelola limbah padat dan cair. Dukuh Blotan menyampaikan saran dan dukungan supaya lancar dalam pembangunan dan peningkatan pembangunan wisata Ledhok Blotan selain itu bagaimana membangun menjalankan pembangunan ini dengan konsep yang sudah di tawarkan oleh Dinas Pariwisata.

Secara prinsip, seluruh OPD yang hadir, Perwakilan Kecamatan, Perwakilan Desa, dan masyarakat sangat menghendaki dan siap mendukung Padukuhan Blotan untuk dikembangkan sebagai Kawasan Wisata. (*** Bidang Fisik dan Prasarana)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of