BAPPEDA SLEMAN Jalan Parasamya No.1, Beran, Tridadi, Sleman, Yogyakarta 55511, Telp/Fax 0274-868800, bappeda@slemankab.go.id

POKJA PKP Kabupaten Sleman Laporkan Capaian Penyediaan Air Minum Kepada POKJA PKP DIY

Air bersih adalah kebutuhan utama dalam kehidupan, sehingga pemenuhannya merupakan sebuah prioritas yang tak dapat diperdebatkan lagi. Air bersih merupakan hak dasar masyarakat yang wajib disediakan oleh pemerintah, baik itu pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

Dalam rangka upaya optimalisasi pemenuhan kebutuhan tersebut, Kelompok Kerja Perumahan dan Kawasan Permukiman (POKJA PKP) DIY melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Pemenuhan Kebutuhan Air Minum sesuai SPM dan Optimalisasi Pemanfaatan SPAM” pada hari Selasa (19/4) bertempat di Ruang Rapat A Dinas Pekerjaan Umum, Energi, dan Sumber Daya Mineral (DPUPESDM) DIY.

Acara dibuka sekaligus dimoderatori oleh Rosdiana Puji Lestari selaku Kepala Bidang Perumahan DPUPESDM DIY. Paparan pertama disampaikan oleh Pungky Setyo Wibowo dari Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) DIY dengan materi Arah Kebijakan Nasional Untuk Pemenuhan Akses Air Minum Layak dan Aman. Dalam paparannya Pungky menyampaikan bahwa air minum merupakan urusan konkuren wajib pelayanan dasar yang mewajibkan kehadiran Bersama Pemerintah Pusat, Pemerintah DIY, dan Pemerintah Kabupaten/Kota. Disampaikan Pungky, beberapa isu strategis dalam upaya penyediaan air minum, antara lain adalah semakin menurunnya kuantitas sumber air baku akibat adanya perubahan iklim global dan degradasi lingkungan, penurunan kualitas air baku akibat pencemaran sumber air baku, peningkatan DAS Kritis, ketersediaan sumber air baku yang tidak merata antar wilayah, dan adanya konflik kepentingan antar pengguna sumber air baku (air minum,pertanian, pembangkit listrik, dll.). Sehingga tantangan yang dihadapi adalah bagaimana meningkatkan koordinasi antar stakeholder di aspek pembangunan, aspek pendanaan, aspek pembinaan kelembagaan, dan aspek pembinaan teknis. Kebijakan prioritas penyediaan air minum dilaksanakan melalui program SPAM Skala Nasional, SPAM Regional, dan mekanisme penugasan khusus.

Pada sesi kedua, 5 (lima) Kabupaten/Kota di DIY yang terdiri dari Kabupaten Sleman, Kabupaten Bantul, Kabupaten Gunungkidul, Kabupaten Kulonprogo dan Kota Yogyakarta, diminta menyampaikan beberapa hal, yaitu:

  1. Capaian akses air minum layak dan aman Kabupaten/Kota pada tahun 2021
  2. Rencana kerja dan program kegiatan Kabupaten/Kota terkait penyediaan air minum pada tahun 2022-2023
  3. Gambaran hasil review RISPAM Kabupaten/Kota.

Pada kesempatan ini POKJA PKP Kabupaten Sleman yang diwakili oleh Dona Saputra Ginting selaku Kepala Bidang Fisik dan Prasarana BAPPEDA Kabupaten Sleman, menyampaikan bahwa sumber air baku di Kabupaten Sleman terdiri dari:

  1. Penggunaan Mata Air,
  2. Penggunaan Sumur Dalam,
  3. Penggunaan Sumur Dangkal,
  4. Penggunaan Air Permukaan, dan
  5. Penggunaan Air Permukaan SPAM Regional Kartamantul

Adapun capaian akses air minum di Kabupaten Sleman sudah mencapai angka 100% dengan akses aman perpipaan 20,60%, dan akses layak non perpipaan 79,40%. Saat ini akses perpipaan di kawasan perkotaan dikelola oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), dan akses perpipaan di Kawasan perdesaan dikelola oleh Pengelola Air Minum Desa (PAMDES) atau Program Air Minum dan Sanitasi Masyarakat (PAMSIMAS).

Dona mengatakan bahwa target akses aman jaringan perpipaan 20,15% pada tahun 2021 telah terlampaui di angka 20,60%. Di samping itu, saat ini Dokumen Rencana Induk Sistem Penyediaan Air Minum (RISPAM) Kabupaten Sleman telah disusun. Dokumen tersebut mewadahi beberapa rencana dan arahan kebijakan dalam upaya pemenuhan akses air minum aman dengan target akses aman jaringan perpipaan 20,95% pada tahun 2022, 21,75% pada tahun 2023, 22,55% pada tahun 2024, 23,35% pada tahun 2025, dan 24,15% pada tahun 2026 sebagaimana tercantum dalam Dokumen RPJMD Kabupaten Sleman Tahun 2021-2026. (***CCA/Bidang Fisik dan Prasarana)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x