BAPPEDA SLEMAN Jalan Parasamya No.1, Beran, Tridadi, Sleman, Yogyakarta 55511, Telp/Fax 0274-868800, bappeda@slemankab.go.id

Pengembangan TPST3R Sebagai Strategi Pengelolaan Sampah Menuju Zero Waste Management di Kabuparen Sleman

Pertambahan penduduk dan perubahan pola konsumsi masyarakat menimbulkan bertambahnya volume, jenis, dan karakteristik sampah yang semakin beragam. Ditambah lagi, pengelolaan sampah yang belum sesuai dengan metode dan teknik yang ramah lingkungan dapat menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan. Pada dasarnya, sampah dikelola melalui beberapa tahap untuk bisa sampai ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), salah satunya adalah dikelola di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST). TPST adalah tempat dilaksanakannya kegiatan pengumpulan, pemilahan, penggunaan ulang, pendauran ulang, pengolahan, dan pemrosesan akhir sampah. Jika dilihat dari tahapan proses tingkatannya, TPST memiliki sistem proses sampah yang lebih komplek dibandingkan dengan TPS 3R (Tempat Pemrosesan Sampah Reduce-Reuse-Recycle), karena TPST mengelola sampai pada pemrosesan akhir sampah sehingga aman untuk dikembalikan ke media lingkungan. Konsep pengolahan sampah terpadu yang direncanakan meliputi pemilahan sampah yang masuk untuk memisahkan komposisi sampah berdasarkan jenisnya. Pemilahan dilakukan secara manual dengan menggunakan belt conveyor sebagai alat bantu pemilahan. Dari proses pemilahan ini, jumlah sampah organik dan anorganik akan ditentukan. Dari sampah organik dipisahkan lagi jumlah sampah yang dapat dijadikan kompos dan residu yang akan dibuang ke TPA. Sedangkan sampah anorganik yang masih bernilai ekonomi atau yang masih laku dijual akan dikumpulkan dan dijual ke bandar/pengepul. Adapun peralatan yang diperlukan selama proses pengolahan sampah di TPST adalah berupa peralatan pokok berupa mesin pemilah, pencacah, dan pengayak.

Di dalam Undang-undang Nomor 18 Tahun 2008 Tentang Pengelolaan Sampah disebutkan bahwa setiap orang dalam pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga wajib mengurangi dan menangani sampah dengan cara yang berwawasan lingkungan. Untuk mengantisipasi permasalahan sampah dan bahaya pencemaran lingkungan yang semakin parah di kemudian hari, perlu dikembangkan pengelolaan sampah dengan konsep pengolahan sampah secara terpadu berbasis 3R. Pengelolaan sampah terpadu dengan konsep 3R diharapkan dapat memenuhi konsep pengelolaan sampah menuju zero waste, yaitu filosofi yang dijadikan sebagai gaya hidup demi mendorong siklus hidup sumber daya sehingga produk-produk bisa digunakan kembali. Tujuannya adalah agar sampah tidak dikirim ke sanitary landfill. Jadi, zero waste itu tidak hanya mengenai recycle atau mendaur ulang saja, namun dimulai dari refuse, reduce, dan reuse. Saat benar-benar sudah tidak memungkinkan untuk 3 hal tadi, baru dilakukan recycle dan rot.

Pemerintah Kabupaten Sleman berencana membangun TPST di 3 wilayah Kabupaten Sleman yaitu Sleman Barat, Sleman Tengah dan Sleman Timur. Konsep TPST yang akan dikembangkan di Kabupaten Sleman adalah menggunakan incinerator atau alat pembakar sampah sehingga sampah yang datang pada hari itu juga langsung diproses supaya tidak terjadi penumpukan sampah yang akan mencemari lingkungan dan menimbulkan bau yang tidak sedap. Pada Rabu (23/9), dilakukan tinjau lokasi untuk pembangunan TPST di wilayah Sleman Barat yang berlokasi di beberapa desa di Kecamatan Minggir yaitu Desa Sendangsari, Sendangrejo dan Sendangagung. Lokasi yang direkomendasikan tersebut merupakan Tanah Kas Desa. Setelah diadakan tinjau lokasi diketahui beberapa lokasi mempuyai aksesibilitas jalan yang kurang memadai dan lokasi yang terlalu dekat dengan permukiman sehingga tidak sesuai untuk dibangun sebagai lokasi TPST. Selanjutnya akan dilakukan kajian kembali untuk menentukan lokasi yang tepat untuk dibangun TPST. Hasil akhir lokasi yang dipilih akan memperhatikan aspek tata ruang, aksesibiltas dan jarak dari permukiman sehingga diharapkan dapat mengatasi permasalahan sampah yang ada di Kabupaten Sleman dan tidak menimbulkan penolakan dari warga desa setempat. (***Bidang Fisik dan Prasarana)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of