BAPPEDA SLEMAN Jalan Parasamya No.1, Beran, Tridadi, Sleman, Yogyakarta 55511, Telp/Fax 0274-868800, bappeda@slemankab.go.id

Penataan Lahan Dusun Tegaldonon, Konsolidasi Tanah untuk Anak Cucu

Kantor Wilayah BPN DIY kembali melaksanakan kegiatan perencanaan konsolidasi tanah yang kali ini berlokasi di Dusun Tegaldonon, Sumberarum, Moyudan yang berlangsung hari kamis (02/07) lalu. Pada tahap awal, dilakukan Sosialisasi Rencana dan Penyepakatan Kegiatan Perencanaan Konsolidasi Tanah dalam rangka pemetaan sosial dan peninjauan lapangan. Selain Kantor Wilayah BPN DIY, kegiatan ini melibatkan Kantor Wilayah BPN Sleman, Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman, dan BAPPEDA Kabupaten Sleman serta diikuti oleh warga Dusun Tegaldonon sebagai peserta sosialisasi.

Menurut Peraturan Kepala BPN Nomor 4 Tahun 1991 tentang Konsolidasi Tanah, yang dimaksud dengan konsolidasi tanah adalah kebijaksanaan pertanahan mengenai penataan kembali penguasaan dan penggunaan tanah serta usaha pengadaan tanah untuk kepentingan pembangunan untuk meningkatkan lingkungan dan pemeliharaan sumber daya alam dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Sekelompok persil tanah dikonsolidasikan untuk disatukan, diberikan pelayanan dan dibagi menjadi tata letak jalan, ruang terbuka dan plot bangunan, melalui penjualan beberapa plot untuk pemulihan biaya (penataan ulang) dan distribusi plot lainnya untuk tetap menjadi milik tuan tanah.

Proses ini harus dimulai dari keinginan masyarakat atau pemilik tanah, karena yang akan menerima manfaatnya nanti adalah pemilik tanah itu sendiri. Sekelompok masyarakat pemilik tanah digabungan dalam kelompok kemitraan untuk sebuah keterpaduan rencana, pelayanan dan pembagian dari lahan yang mereka miliki dimana skema pembiayaan dan pengembalian manfaat dibagi rata antara para pemilik tanah. Adapun pengaturan bidang tanah yang dilakukan dalam proses konsolidasi dapat berupa pergeseran letak, penggabungan, pemecahan, pertukaran, penataan letak, dan penghapusan atau pengubahan.

Selain penjelasan tentang konsep konsolidasi tanah, dalam kesempatan sosialisasi tersebut juga dilakukan pendataan langsung terhadap pemilik tanah beserta keterangan lokasi bidang tanahnya. Terdapat dua area blok di Dusun Tegaldonon yang berpotensi untuk ditata ulang. Warga sebagai pemilik tanah pun menyambut baik sosialisasi tersebut dan berperan aktif dalam diskusi perencanaan konsolidasi tanah di wilayah mereka. Warga optimis, dengan adanya konsolidasi tanah ini, akses menuju bidang tanah mereka akan menjadi lebih mudah, sehingga dapat memudahkan pemanfaatan tanah untuk jangka panjang.

Selanjutnya adalah tahap rancangan tapak konsolidasi tanah, sebagai bahan kesepakatan warga di Dusun Tegaldonon, yang akan disusun oleh Kantor Wilayah BPN DIY sebagai pemrakarsa kegiatan bersama dengan OPD Kabupaten Sleman sebagai penyedia sarana dan prasarananya. (***Bidang Fisik dan Prasarana)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of