BAPPEDA SLEMAN Jalan Parasamya No.1, Beran, Tridadi, Sleman, Yogyakarta 55511, Telp/Fax 0274-868800, bappeda@slemankab.go.id

Museum Gunungapi Merapi-Riwayatmu Kini Sebagai Kontemplasi Masa Lalu

Museum Gunungapi Merapi dibangun sejak tahun 2005 atas kerjasama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman. Bangunan Museum Gunungapi Merapi telah diresmikan pada tanggal 1 Oktober 2009. Museum tersebut dibangun di atas tanah seluas 3,5 hektar dengan bangunan induk museum seluas 4.470 meter persegi dan merupakan salah satu aset geo-wisata di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Museum Gunungapi Merapi dilengkapi dengan ruangan-ruangan yang mengambil tema Volcano World, On The Merapi Volcano Trail, Manusia dan Gunungapi, Bencana Gempabumi dan Tsunami, Bencana Gerakan Tanah, Diorama, Peralatan Survey, Extra-terrestrial Volcano, Film Show, dan fasilitas penunjang lainnya.

Namun demikian seiring berjalannya waktu, saat ini kondisi Museum Gunungapi Merapi perlu mendapatkan perhatian terutama perbaikan pada bangunan fisik yang telah mengalami penurunan fungsi dan kerusakan.

Berkaitan usulan Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman tentang permohonan perbaikan untuk Museum Gunung Merapi melalui mekanisme Dana Keistimewaan tahun 2022, Pemerintah Daerah Provinsi Yogyakarta di bawah koordinasi BAPPEDA DIY melakukan peninjauan lapangan dengan melibatkan Dinas Kebudayaan dan BAPPEDA Kabupaten Sleman pada hari Rabu (6/1) lalu untuk melihat langsung kerusakan dan penurunan kualitas bangunan yang ada pada bangunan tersebut.

Selama ini pemeliharaan berkala terhadap Museum Gunung Merapi belum dapat dilakukan oleh Pemerintah Daerah karena bangunan tersebut merupakan Barang Milik Negara (BMN) yang merupakan kewenangan Pemerintah Pusat. Adapun serah terima Aset Bangunan Museum Gunungapi Merapi baru dilakukan pada tahun 2019.

Sebagai salah satu aset keistimewaan DIY dan memandang kebutuhan perbaikan yang memerlukan anggaran cukup besar, maka Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman mengusulkan perbaikan dilakukan melalui sumber pembiayaan dari Dana Keistimewaan tahun 2022. Sebagai bentuk kesiapan, Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman akan melaksanakan penyusunan DED pada tahun 2021. Adapun kerusakan yang perlu mendapat perbaikan antara lain adalah plafon, atap, mechanical engineering dan tambahan untuk struktur pendukung bangunan. Dengan perbaikan tersebut diharapkan Museum Gunung Merapi dapat berfungsi secara optimal untuk menjalankan perannya sebagai salah satu fasilitas geo-wisata sekaligus sarana pendidikan kegunungapian di DIY. (***Bidang Fisik dan Prasarana)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of