BAPPEDA SLEMAN Jalan Parasamya No.1, Beran, Tridadi, Sleman, Yogyakarta 55511, Telp/Fax 0274-868800, bappeda@slemankab.go.id

Menilik Permasalahan Air Bersih di Kaliurang Barat

Menanggapi adanya aduan masyarakat di 5 (lima) RT di Dusun Kaliurang Barat, Hargobinangun, Pakem yang mengeluhkan kesulitan dalam mengakses air, Bappeda Kabupaten Sleman meninjau ke lokasi untuk melihat kondisi secara langsung pada hari Senin (06/07).

Dalam aduan masyarakat tersebut disebutkan bahwa terdapat 5 (lima) RT di Dusun Kaliurang Barat mengalami penurunan debit air sehingga terpaksa harus bergilir air bersih pada jam-jam tertentu. Sebelumnya warga di Kaliurang Barat memperolah akses air bersih dari PT Anindya Mitra Internasional. Namun, sejak erupsi Gunung Merapi tahun 2010 menyebabkan banyak jalur pipa yang mengalami kerusakan sehingga mayoritas warga mengandalkan pengelolaan air secara mandiri atau melalui kelompok pengelola air.

Pada kesempatan ini, peninjauan dilakukan dengan mendatangi salah satu tokoh masyarakat Dusun Kaliurang Barat untuk menggali informasi terkait dengan aduan masyarakat tersebut. Menurut salah satu tohoh masyarakat, sulitnya masyarakat dalam mengakses air diakibatkan adanya akar yang tumbuh di dalam pipa sehingga menghambat debit air dari sumber mata air. Namun, masalah ini sudah diselesaikan oleh pengurus dan warga di Dusun Kaliurang Barat, tambahnya. Dalam beberapa hari terakhir telah dilakukan pengecekan serta perbaikan pada pipa air. Proses perbaikan tentu berdampak pada terhentinya akses air bersih untuk sementara waktu. Namun apabila perbaikan telah selesai, masyarakat dipastikan akan kembali mendapatkan akses air bersih dengan mudah.

Masih dalam kesempatan yang sama, tokoh masyarakat tersebut menyampaikan bahwa mayoritas warga juga sudah melakukan pengelolaan air secara mandiri/kelompok dengan menggunakan jalur pipa yang berasal dari sumber mata air dengan tarif sebsear Rp 10.000,-/bulan yang ditentukan berdasarkan kesepakatan bersama. Hanya sebagian kecil warganya yang masih menggunakan jasa PT Anindya Mitra Internasional dalam mengakses air bersih. PT Anindya Mitra Internasional selaku perusahaan pengelola melakukan pemompaan air dua kali sehari yaitu pada pagi dan sore hari dengan biaya kurang lebih Rp 3.000 s/d Rp 4.000,- per m3. Air bersih dari PT AMI yang disalurkan ke warga sebenarnya sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan harian tiap kepala keluarga jika warga mempunyai tempat penampungan air.

Dengan adanya peninjauan secara langsung ke lokasi, kondisi yang sebenarnya  dapat langsung diketahui sehingga dapat menjadi acuan yang valid untuk melakukan pemecahan masalah melalui perencanaan yang matang. (***Bidang Fisik dan Prasarana)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of