BAPPEDA SLEMAN Jalan Parasamya No.1, Beran, Tridadi, Sleman, Yogyakarta 55511, Telp/Fax 0274-868800, bappeda@slemankab.go.id

Menilik Calon Lokasi PLUT KUMKM sebagai Strategi Pengembangan UMKM Sleman

Kementerian Koperasi dan UKM berencana membangun Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (PLUT KUMKM) untuk meningkatkan daya saing KUMKM agar tumbuh dan berkembang menjadi pelaku usaha yang tangguh, mandiri, produktif dan berdaya saing. PLUT adalah lembaga yang menyediakan jasa non-finansial yang menyeluruh serta hubungan bagi koperasi, usaha mikro, kecil dan menengah guna meningkatkan kinerja produksi, kinerja pemasaran, akses ke pembiayaan, pengembangan SDM (melalui peningkatan kapasitas kewirausahaan, teknis dan manajerial), serta kinerja kelembagaan dalam rangka meningkatkan daya saing KUMKM.

Menindaklanjuti rapat koordinasi sebelumnya yang membahas tentang calon lokasi PLUT KUMKM Premium maka dilakukan tinjau lokasi pada Selasa (04/05/21) lalu. Kandidat calon lokasi pertama yang ditinjau berada di kawasan Lava Bantal yang berada di Kalurahan Tegaltirto, Kapanewon Berbah. Kawasan ini merupakan kawasan wisata geoheritage atau geowisata, yang dilengkapi dengan fasilitas wisata meliputi fasilitas transportasi dan akomodasi seperti paket wisata jogja, rental mobil wisata, rental motor, rental bus pariwisata, penginapan, homestay dan hotel, sehingga apabila akan dibangun PLUT KUMKM di lokasi tersebut, maka dapat mendukung UMKM yang berada di Kapanewon Berbah. Kendala yang dihadapi adalah kandidat lokasi yang diusulkan untuk dibangun PLUT berada di Tanah Kas Desa yang memerlukan Izin Gubernur untuk pemanfaatannya, sehingga apabila memperhatikan tenggat waktu yang ditentukan maka dikhawatirkan tidak dapat memenuhi kriteria kesiapan untuk diajukan melalui Dana Alokasi Khusus.

Peninjauan calon lokasi selanjutnya adalah di areal bekas relokasi Pasar Prambanan di Kalurahan Bokoharjo, Kapanewon Prambanan. Pada lokasi tersebut direncanakan akan dibangun Transit Multi Fungsi (TMF) yang merupakan sebuah kawasan multi fungsi terdiri dari pusat suvenir, tempat parkir, show room UKM, tourist information center, dan pusat kuliner sebagai pendukung pengembangan pariwisata di Wilayah Sleman Bagian Timur, sehingga apabila dibangun PLUT akan sangat berdampak positif dan sangat strategis untuk mendukung UMKM Kabupaten Sleman karena sesuai dengan tujuan PLUT yaitu untuk meningkatkan kinerja produksi, kinerja pemasaran, akses ke pembiayaan, pengembangan SDM (melalui peningkatan kapasitas kewirausahaan, teknis dan manajerial), serta kinerja kelembagaan dalam rangka meningkatkan daya saing KUMKM. Namun, kendala yang dihadapi adalah lokasi yang dimaksud juga merupakan Tanah Kas Desa yang memerlukan waktu untuk memperoleh Izin Gubernur.

Pada saat peninjauan, Pemerintah Kalurahan Bokoharjo merekomendasikan dua calon Tanah Kas Desa lain yang terletak di Bagian Timur rencana TMF dengan luas tanah sekitar lebih dari 2.000 m2 dan di Bagian Timur Kalurahan Bokoharjo dengan luas tanah kurang lebih 1.900 m2. Namun, kedua lokasi tersebut menurut Peta Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Sleman merupakan kawasan pertanian dan bagian dari Tanah Kas Desa. Kendala-kendala yang dihadapi adalah semua lokasi yang direkomendasikan untuk pembangunan PLUT merupakan tanah kas desa yang sebelumnya belum memiliki izin sewa tanah TKD, sehingga sebelum diajukan untuk pembangunan, lahan harus memiliki izin sewa tanah dari Gubernur DIY. Di sisi lain, proses izin sewa tanah memerlukan waktu yang cukup lama. Untuk itu, direncakan akan diadakan rapat koordinasi kembali untuk menentukan calon lokasi pembangunan PLUT KUMKM. (***RAR/Bidang Fisik dan Prasarana-Bidang Data dan Perencanaan Pembangunan-Bidang Perekonomian)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x