BAPPEDA SLEMAN Jalan Parasamya No.1, Beran, Tridadi, Sleman, Yogyakarta 55511, Telp/Fax 0274-868800, bappeda@slemankab.go.id

Mendengar Suara Hati Masyarakat Melalui Public Hearing Raperda RDTR Kawasan Sleman Timur

Visi pembangunan Kabupaten Sleman untuk mewujudkan masyarakat Sleman yang sejahtera, mandiri dan berbudaya memerlukan berbagai strategi dalam usaha mencapai tujuan tersebut. Sejahtera yang dimaksud bukan hanya pada peningkatan perekonomian, namun juga pada sisi pengendalian lingkungan agar didapatkan lingkungan yang nyaman, aman dan berkelanjutan dalam berperikehidupan mandiri dan berbudaya. Untuk mewujudkan kesejahteraan sebagaimana dimaksud tentunya membutuhkan ruang, dalam hal ini yang dimaksudkan ruang sesuai amanah Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang adalah udara, tanah beserta yang terkandung di dalamnya.

Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang telah membagi rencana tata ruang menjadi dua bentuk, yaitu rencana tata ruang umum dalam hal ini pada level kabupaten adalah Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten, dan rencana rinci dalam hal ini Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kabupaten. Rencana umum tata ruang di Kabupaten Sleman telah ditetapkan dalam Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Sleman, sementara kebijakan penyusunan rencana rinci di Kabupaten Sleman dibagi menjadi 4 (empat) wilayah yaitu RDTR Kawasan Sleman Timur, RDTR Kawasan Sleman Barat, RDTR Kawasan Sleman Utara, dan RDTR Kawasan Sleman Tengah.

Pada saat ini proses penyusunan RDTR Kawasan Sleman Timur telah memasuki pembahasan bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sleman untuk diajukan sebagai Peraturan Daerah Kabupaten Sleman. Sebagai salah satu syarat dalam program legislasi adalah Public Hearing atau Dengar Pendapat dengan melibatkan langsung masyarakat yang terdampak terhadap pengaturan dari rancangan peraturan daerah yang akan diundangkan sebagai sarana untuk mendapatkan masukan langsung dari masyarakat untuk perbaikan terhadap Raperda yang sedang diproses.

Secara maraton, BAPPEDA dan Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Kabupaten Sleman berpartisipasi di dalam acara Public Hearing yang diinisiasi oleh anggota  DPRD Kabupaten Sleman Hj. Sumaryatin, S.Sos., M.A. pada hari Rabu (22/7) di Kecamatan Prambanan, hari Kamis (23/7) di Kecamatan Ngemplak dan hari Minggu (26/7) di Kecamatan Kalasan. Pada acara tersebut, sebagai narasumber Kepala Bidang Fisik dan Prasarana BAPPEDA Kabupaten, Dona Saputra Ginting, ST, MES, M.AP menyampaikan tentang pentingnya keberadaan Perda RDTR Sleman Timur dalam hal operasional perizinan, pengendalian lingkungan, dan arahan investasi pembangunan wilayah. Disampaikan pula beberapa hal yang berpengaruh langsung terhadap arahan pengaturan pengemangan struktur ruang dan pola ruang RDTRK Sleman Timur, antara lain proyek strategis nasional pembangunan jalan tol, proyek strategis DIY pengembangan jalan provinsi di Kecamatan Prambanan, penetapan Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan, dan berbagai isu-isu dinamika yang terjadi. Dalam kesempatan tersebut, Ratna Wahyu M, S.T., M.Eng. selaku Kepala Seksi Tata Ruang Wilayah dan Tata Ruang Rinci, Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Kabupaten Sleman menjelaskan tentang teknis pengaturan di dalam Raperda RDTRK Sleman Timur yang mencakup pengaturan struktur ruang, pola ruang, peraturan zonasi dan ketentuan intensitas pemanfaatan ruang.

Secara keseluruhan acara tersebut berjalan dengan lancar dan mendapat sambutan yang positif dari para peserta Public Hearing, dan diharapkan Perda RDTRK Sleman Timur dapat dijadikan dasar dalam pengembangan wilayah sekaligus instrumen pengendalian lingkungan untuk mencapai kesejahteraan bersama. (***Bidang Fisik dan Prasarana)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of