BAPPEDA SLEMAN Jalan Parasamya No.1, Beran, Tridadi, Sleman, Yogyakarta 55511, Telp/Fax 0274-868800, bappeda@slemankab.go.id

Lawan Stigma Kekeringan, Prambanan Siap Revitalisasi Sistem Air Bersih

Kecamatan Prambanan merupakan wilayah di Kabupaten Sleman yang termasuk dalam Kawasan Strategis Nasional (KSN) sekaligus sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur Yogyakarta Prambanan (BYP) yang pengembangannya menjadi super prioritas nasional. Selain destinasi wisata Candi Prambanan, masih terdapat destinasi wisata unggulan lain seperti Candi Barong, Candi Ijo, Tebing Breksi dan beberapa destinasi wisata lainnya. Akan tetapi, disamping potensi tersebut, Prambanan juga memiliki kawasan rawan kekeringan, yang hampir berlangsung setiap tahun di musim kemarau. Beberapa kawasan, terutama di wilayah Desa Sumberharjo, Gayamharjo dan Wukirharjo, yang lokasinya berada di atas perbukitan kerap mengalami krisis air bersih. 

Atas persoalan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sleman telah melakukan upaya mulai dengan droping air dan mengupayakan sistem penyediaan air bersama dengan Pemerintah Pusat. Pemerintah Pusat melalui Satker Penyediaan Air  Baku (PAB) Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak Ditjen Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum pada Tahun 2003-2004 telah membangun sistem Pompa Sumur Dalam di Bleber, Majasem dan Grogol. Untuk pengelolaan penyediaan air bersih pasca pembangunan, pada tahun 2005 telah dibentuk petugas Operasional Pemeliharaan dan Pengelolaan Air (OPPA) dengan Surat Keputusan Camat Prambanan.

Seiring waktu belasan tahun yang telah berjalan, kemampuan pompa dan jaringan saat ini mengalami penurunan dengan debit air yang bocor lebih dari 50 %. Biaya perbaikan yang dikeluarkan setiap bulan mencapai Rp. 10.000.000 s/d Rp. 20.000.000. Karena pompa sering bermasalah akibatnya masyarakat sulit mendapatkan akses ke air bersih. 

Menyikapi hal tersebut H. Harda Kiswaya S.E. MSi selaku Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman berinisiasi untuk menyelesaikan permasalahan tersebut dengan merevitalisasi sistem penyediaan air minum di Prambanan termasuk rencana pengalihan pengelolaan dari OPPA ke Perusahaan Umum Daerah Air Minum agar semua masyarakat mendapatkan haknya untuk pelayanan dasar terutama air minum.  Hal tersebut diungkapkan pada Rapat Koordinasi Pengelolaan Air Bersih PDAM di Wilayah Kecamatan Prambanan yang dilaksanakan di RR Sembada Sekretariat Daerah pada Kamis (09/7/2020) lalu.

Rapat yang dipimpin oleh Sekda Kabupaten Sleman, dihadiri oleh Direktur PDAM, Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kepala Bagian Pembangunan, serta OPD terkait antara lain Dinas PUPKP, Bagian Pemerintahan, PDAM, Camat Prambanan, Kepala Desa Gayamharjo, Desa Sumberharjo dan Wukirharjo serta petugas/pengurus OPPA.

Pada kesempatan tersebut Dwi Nurwata SE, MM selaku Direktur PUDAM Tirta Sembada mengharapkan dukungan semua pihak yang terkait, terutama dari OPPA dan masyarakat.  Pada kesempatan tersebut, Sugiyo selaku koordinator petugas OPPA Grogol menyambut baik akan adanya rencana pengalihan pengelolaan SPAM dari OPPA ke PDAM (PUDAM) tersebut. Selanjutnya beliau menginformasikan bahwa saat ini banyak pipa jaringan SR yang di pekarangan warga dengan spesifikasi berbeda beda ada pipa besi (GI), pipa PVC dan ada juga yang HDPE. Petugas OPPA sejumlah 26 yang pokok 8 orang sebagai operator, pengecekan dan penanganan sementara kerusakan.

Hal senada dikemukakan oleh para kepala desa, bahwa yang paling penting bagi pemerintah desa dan masyarakat adalah mendapat kemudahan dalam memperoleh air dengan harga yang wajar dan terjangkau.Drs Rasyid Ratnadi Sosiawan MSi sebagai Camat Prambanan mengemukakan awal mula adanya OPPA, yang berperan  dalam pengelolaan air di wilayah Prambanan, bahwa pihak Kecamatan dengan segenap jajaran dan Pemerintah Desa menyambut baik rencana alih kelola ini. Harapannya masyarakat Prambanan dapat memperoleh apa yang menjadi haknya terutama layanan dasar air minum. Pada akhir kesempatan rapat tersebut, Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman mengapresiasi sambutan baik dari Pemerintah Desa baik Desa Gayamharjo, Sumberharjo dan Wukirharjo serta Camat Prambanan dan segenap jajarannya. Harapannya tidak ada lagi masyarkat Sleman yang kekurangan air minum. (***Bidang Fisik dan Prasarana)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of