BAPPEDA SLEMAN Jalan Parasamya No.1, Beran, Tridadi, Sleman, Yogyakarta 55511, Telp/Fax 0274-868800, bappeda@slemankab.go.id

Kini Warga di Perbukitan Kapanewon Prambanan Dapat Nikmati Air Bersih dari Rumah

Warga di Kalurahan Wukirharjo, Gayamharjo, dan Sumberharjo, yang notabene terletak di kawasan perbukitan Kapanewon Prambanan, kini dapat menikmati air bersih yang disediakan oleh Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Tirta Sembada. Selama ini, terutama saat musim kemarau panjang, sebagian wilayah mengalami kesulitan didalam penyediaan air bersih. Penyaluran air bersih sampai pada sambungan rumah tangga ini dapat terwujud setelah Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman melalui Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman membangun jaringan pipa air bersih sepanjang lebih kurang 7 km dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) Pendekan, Tirtomartani, Kalasan dengan kualitas air memenuhi standar baku mutu air minum. Elli Widiastuti, SE, Ak, Kepala Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman menyampaikan hal tersebut dalam acara Sosialisasi Penggunaan Air Bersih di Kecamatan Prambanan yang berlokasi di Balai Kalurahan Wukirharjo pada Selasa (8/9) lalu.

Untuk memastikan keberhasilan, sampai bulan September 2020 dilakukan uji coba penyaluran air bersih yang diprioritaskan kepada masyarakat eks pelanggan OPA Bleber dan Gayamharjo. Mulai tanggal 1 Oktober 2020, pemakaian air bersih oleh masyarakat telah diperhitungkan dan dikenakan tarif sesuai ketentuan yang berlaku. Pada kesempatan yang sama, Elli menambahkan bahwa biaya pembangunan jaringan terbilang cukup tinggi dikarenakan kondisi geografis wilayah Prambanan yang berbukit. Karena itu, pembangunan dilaksanakan secara bertahap dan jaringan baru dapat melayani 600 SR dari target 1.045 SR.  Meskipun demikian, Pemerintah Kabupaten Sleman memastikan bahwa warga akan dikenakan tarif yang sama dengan wilayah lainnya di Kabupaten Sleman, sesuai dengan Peraturan Bupati Kabupaten Sleman No. 10 Tahun 2016.

Dikarenakan terbatasnya produksi air dibandingkan kebutuhannya, terutama di wilayah perbukitan Prambanan, masyarakat dihimbau agar dapat melakukan penghematan dan prioritas pemanfaatan untuk kepentingan keluarga sehari-hari. Jika diperlukan, pembagian air dapat dilakukan secara tertib sesuai kebutuhan serta atas kesepakatan warga dengan mengedepankan musyawarah mufakat. Selain itu, warga dituntut kesadarannya untuk melaksanakan kewajibannya sebagai pelanggan secara tertib, ikut menjaga dan memelihara jaringan, melaporkan permasalahan yang mungkin terjadi, serta dapat membangun tandon atau bak penampungan secara mandiri bagi rumah yang belum teraliri selama 24 jam penuh. Guna memudahkan warga yang akan memenuhi kewajiban bulanannya, PUDAM Tirta Sembada memberikan kemudahan dengan menyediakan berbagai alternatif lokasi pembayaran, mulai dari loket pembayaran terdekat, maupun melalui jasa perbankan Bank BPD DIY, Bank Sleman, Bank BNI-46, Kantor Pos Indonesia, Loket PPOB, KUD, Tokopedia, Bukalapak, Indomaret, LinkAja, Kredivo, Blibli, Dana, Traveloka, Shopee, Walepay, dan Cermati. (***Bidang Fisik dan Prasarana)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of