Kecamatan Depok Melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2020

Musrenbang adalah forum musyawarah tahunan para pemangku kepentingan (stakeholder) untuk menyepakati Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) tahun anggaran yang direncanakan. Musrenbang dilaksanakan setiap setiap awal tahun untuk mendiskusikan rencana pembangunan pada tahun n+1 dengan mengacu pada RPJMD. Musrenbang dilaksanakan oleh lembaga publik, salah satunya Kecamatan dengan melibatkan pemerintah desa, bekerja sama dengan warga dan para pemangku kepentingan lainnya. Musrenbang yang bermakna akan mampu membangun kesepahaman tentang kepentingan dan kemajuan wilayah, dengan cara memotret potensi dan sumber-sumber pembangunan yang tidak tersedia baik dari dalam maupun luar wilayah.

Musrenbang Kecamatan merupakan proses penganggaran partisipatif untuk menyediakan ruang bagi masyarakat untuk menyuarakan kebutuhan mereka pada pihak pemerintah. Proses Musrenbang juga terjadi di level desa, kecamatan, kabupaten, provinsi dan nasional. Musrenbang merupakan pendekatan bottom-up di mana suara warga bisa secara aktif mempengaruhi rencana anggaran kota dan bagaimana proyek-proyek pembangunan disusun.

Dalam pelaksanaan Musrenbang RKPD di Kecamatan Depok pada tanggal 30 Januari 2019, usulan dibagi menjadi 3 kriteria, yaitu usulan melalui Pagu Usulan Partisipatif Masyarakat sebanyak Rp 1.563.808.000, melalui usulan Kegiatan Prioritas Masyarakat menurut SKPD, dan melalui usulan Dana Keistimewaan DIY.

Dengan menurunnya angka penduduk miskin di Kecamatan Depok dari sebelumnya pada tahun 2014 sebanyak 5.998 jiwa menjadi 3989 jiwa pada tahun 2018, serta penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan dengan realisasi Rp. 24.873.243.060 pada tahun 2018, masyarakat Kecamatan Depok mengharapkan capaian tersebut dapat menjadi lebih baik lagi pada tahun 2020.

Melalui pelaksanaan Musrenbang tersebut terdapat beberapa hal prioritas yang menjadi usulan masyarakat di dalam pembangunan Kecamatan Depok Tahun 2020, antara lain:

  1. Penataan pedestrian Jalan Kaliurang dengan menggunakan pergola tanaman
  2. Pengembangan objek wisata Green Kayen
  3. Pengembangan potensi mata air Sombomerti sebagai area wisata
  4. Pengembangan infrastruktur Ekowisata Nologaten
  5. Pembangunan Ruang Terbuka Hijau Perkotaan di Condong catur
  6. Pembuatan Hutan Kota di sebelah timur Kantor Kecamatan Depok
  7. Peningkatan Jembatan Sopalan
  8. Perbaikan kondisi jalan Anggajaya 1 dan Anggajaya 2

Serta masih terdapat berbagai macam usulan lainnya dari masyarakat untuk mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat Kecamatan Depok. (***Bidang Fisik dan Prasarana)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *