HIMASIGARA UNY Belajar bersama BAPPEDA Kabupaten Sleman

Pengalaman adalah guru terbaik, hal tersebut sangat dipahami oleh Himpunan Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Administrasi Negara, Universitas Negeri Yogyakarta. Untuk mendapatkan cerita tentang bagaimana pengalaman pengelolaan perencanaan pembangunan dalam pemerintahan, maka pada hari Kamis tanggal 9 Mei 2019, mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Administrasi Negara Universitas Negeri Yogyakarta yang terhimpun dalam wadah HIMASIGARA berkunjung ke BAPPEDA Kabupaten Sleman.

Mahasiswa yang berkunjung ke BAPPEDA Sleman sejumlah 20 orang, dipimpin oleh Ketua Pelaksana Novia Anilya ditemui oleh:

  1. Kepala Subbidang Pertanahan dan Penataan Ruang, Dona Saputra Ginting, ST, MES, M.AP,
  2. Kepala Subbagian Perencanaan dan Evaluasi, Heyti Novindriarti, ST, M.Sc., M.Eng.,
  3. Analis Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan, Arif Wuriantono, SP, MPA
  4. Analis Rencana Program dan Kegiatan, Arif Hariyanto, ST, MT, dan Agung Yuntoro, ST, M.AP.,
  5. Analis Perumahan, Malinda Zhara Kusumawardani , S.Si, serta
  6. Analis Mitigasi Bencana, Rochmad Bayu Purnomoaji, ST

Dari pertemuan tersebut para mahasiswa mendapatkan informasi tentang profil Badan Perencanaan Pembangunan Daerah serta Strategi dan Program dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah. Dalam diskusi yang dilakukan selama kurang lebih 2,5 jam tersebut minat para mahasiswa UNY berkonsentrasi pada Pengaruh Pembangunan Terhadap Berkurangnya Lahan Pertanian.

Pengaruh pembangunan terutama yang berasal dari inisiasi investor seringkali menyasar pada lahan pertanian, hal tersebut sejalan dengan prinsip ekonomi, yaitu penggunaan modal sekecil-kecilnya untuk mendapatkan keuntungan seoptimal mungkin. Harga lahan pertanian sawah cenderung lebih murah dibanding lahan pekarangan, sehingga acapkali investasi akan menyasar pada lahan pertanian sawah. Di sinilah peran dari pemerintah melalui proses perencanaan pembangunan memegang peranan penting untuk mengarahkan pertumbuhan investasi agar sesuai dengan daya dukung dan daya tampung kawasan sehingga pembangunan berkelanjutan dapat terlaksana sesuai dengan Visi Kabupaten Sleman yaitu “Terwujudnya masyarakat Sleman yang lebih sejahtera, mandiri, berbudaya dan terintegrasikannya sistem e-government menuju smart regency”, salah satunya diwujudkan melalui misi ke empat yaitu “Memantapkan dan meningkatkan kualitas pengelolaan sumberdaya alam, penataan ruang, lingkungan hidup dan kenyamanan”. Sebagaimana telah diamanatkan pula dalam Peraturan Daerah Kabupaten Sleman Nomor 12 Tahun 2012 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Sleman Tahun 2011-2031.

Agar perencanaan pembangunan dapat dieksekusi dengan optimal perlu didukung oleh pemanfaatan, pengawasan, pengendalian dan evaluasi yang berkesinambungan dan dilaksanakan secara bersama-sama oleh semua stakeholder pembangunan. (***Bidang Fisik dan Prasarana)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of