BAPPEDA SLEMAN Jalan Parasamya No.1, Beran, Tridadi, Sleman, Yogyakarta 55511, Telp/Fax 0274-868800, bappeda@slemankab.go.id

Forum Lintas Perangkat Daerah untuk RKPD tahun 2022 (Hari ke-2: Dinas P3AP2KB, Dinas Sosial, & Dinas Kesehatan)

Memasuki hari ke-2 Forum Lintas Perangkat Daerah untuk Rencana Kerja Pemerintah Daerah tahun 2022 yang diselenggarakan pada Kamis (04/03) di Ruang Pangripta Bappeda, tiga narasumber yaitu Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan  dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan  Keluarga Berencana (P3AP2KB), Dinas Sosial, dan Dinas Kesehatan berkesempatan memaparkan rencana usulan kegiatan yang terkait dengan Program Strategis maupun prioritas daerah. Pada sesi pertama, Erny Maryatun, Kepala Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Pemerintahan, selaku moderator memberikan kesempatan pertama kepada Kepala Dinas P3AP2KB, Mafilindati Nuraini untuk menyampaikan paparannya. Dalam paparannya, Mafilindati menyampaikan bahwa dinas telah berinovasi dalam rangka penyelesaian isu maupun permasalahan pembangunan antara lain Sistem Informasi Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak (SIKPA), SIM Data Gender dan Anak (SIMDAGENAK), Kampung KB Berkualitas, Ramah Anak dan Responsif Gender, Tim Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Siaga Bencana, Temu Puspa (Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak), Pendampingan Desa Prima oleh LPPM UPN dan BAZNAS (Hibah modal usaha), Industri Rumahan, Penyusunan RA PUG tingkat desa, Pembentukan Keluarga Sadar Gender, serta Inisiasi Forum PUG Bidang Budaya dan Lingkungan Hidup.

Pada kesempatan kedua, Kepala Dinas Sosial, Eko Suhargono memaparkan isu strategis dan permasalahan di Bidang Sosial. Kejadian pandemi Covid-19 berdampak pada meningkatnya angka kemiskinan, termasuk di Kabupaten Sleman, di mana pada tahun 2020 angka kemiskinan menjadi 8,79% dari sebelumnya 8,08%. Terkait hal ini, strategi penanggulanan kemisikinan antara lain berupa penyediaan Bantuan dan Perlindungan Sosial Kelompok Sasaran (BPNT, PKH, JPS, Bantuan Disabilitas Berat, WKSBM, Binsos KK Miskin), Pemberdayaan Masyarakat (USEP-KUBE, PRSE, Pelatihan Disabilitas, Pelatihan Klp. PKH), serta Pemberdayaan Usaha Mikor dan Kecil/UMK (Dana Bantuan Modal bagi Klp. PKH Graduasi, Klp. PRSE, Klp. KUBE). Pada tahun 2021, terdapat kebijakan strategis berupa pembentukan BPNT Daerah, Program Rumah Singgah Sementara SEMBODO, pemakaian JPS Android, serta perluasan penggunaan JPS di Bidang Pendidikan, P3AP2KB, Kesehatan, dan Hukum. Pada tahun 2022, selain mengusulkan program yang mendukung program strategis dan prioritas pembangunan, diperlukan pendanaan BPNT Daerah serta mengoptimalkan peran TPSD di Kabupaten Sleman.

Sebagai pemapar ketiga, Kepala Dinas Kesehatan, Joko Hastaryo menyampaikan isu strategis dan permasalahan Bidang Kesehatan yang terjadi di Kabupaten Sleman, seperti cenderung naiknya angka kematian ibu melahirkan dan bayi lahir, masih adanya balita gizi buruk dan kasus stunting, masih adanya penyakit menular, meningkatnya penyakit degeneratif, banyaknya kasus gangguan jiwa, pendapatan BLUD RSUD dan Puskesmas berkurang, jenjang akreditasi Puskesmas belum semua paripurna, jumlah peserta penjaminan kesehatan menurun, belum terpenuhinya prasarana dan sarana fasilitas kesehatan, pencapaian SPM Bidang Kesehatan belum optimal, serta belum berakhirnya Pandemi Covid-19. Sebagai upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut, pada tahun 2022, Dinas Kesehatan masih akan melanjutkan inovasi pembangunan yang telah berjalan, yaitu CANDAKMASCOVID (Cari dan Kendalikan Masalah Covid-19), SI JEMPOL (Sistem Informasi Jejaring Emergency mencegah Panik On Line), SIM KIA SEMBADA (Sistem Informasi Manajemen Kesehatan Ibu dan Anak Sembada), GAMBANG STUNTING (Gerakan Ajak Menimbang Cegah dan Atasi Stunting), PANDU TEMAN (Pemeriksaan ANC Terpadu menuju Triple Eliminasi melibatkan semua layanan), serta PECAH RANTING (Pencegahan Rawan Stunting).  (***BOB/Bidang Data dan Perencanaan Pembangunan)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of