BAPPEDA SLEMAN Jalan Parasamya No.1, Beran, Tridadi, Sleman, Yogyakarta 55511, Telp/Fax 0274-868800, bappeda@slemankab.go.id

FGD DISEMINASI TEKNOLOGI SPESIFIK LOKASI (SPEKLOK) DI KABUPATEN SLEMAN TAHUN 2012

Bertempat di Aula Bappeda Kabupaten Sleman, pada hari Senin tanggal 30 April 2012 diselenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Diseminasi Teknologi Spesifik Lokasi (Speklok). Hadir dalam acara ini Kabid Pemetaan di Asdep Iptek Masyarakat Kemenristek RI Syachrial Annas, Sekda Kabupaten Sleman, dr. Sunartono, M.Kes, Kepala Bappeda Sleman, drg. Intriati Yudatiningsih, M.Kes, Dr. Benito Fakultas Pertanian UGM, Kepala SMKN 1 Seyegan, Kepala SKPD di lingkungan Pemkab Sleman serta kelompok masyarakat yang terdiri dari :

       ” Ngudi Makmur” Hargobinangun Pakem (Kambing PE)

       ”Sedyo Makmur” Wonorejo Sariharjo Ngaglik (Sapi Potong)

       ”Angudi Makmur” Plumbon Lor Mororejo Tempel (Sapi Potong)

       “Anugrah Mukti” Cageran Tamanmartani Kalasan (Sapi Potong)

       “UPP Sembada” Tajem Maguwoharjo Depok (Perikanan)

       ”Rekateknik Indo” Dongkelsari Umbulmartani Ngemplak (bengkel rekayasa)

       ”Merapi Makmur” Banaran Argomulyo Cangkringan (Pertanian}

       Kelompok masyarakat dari Tanen Hargobinangun Pakem (Coklat)

       ”Manunggal” Gading Glagaharjo Cangkringan (Kopi)

        Dalam laporannya, Kepala Bappeda Sleman, drg. Intriati Yudatiningsih, M.Kes menyampaikan bahwa Ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) merupakan unsur utama dalam kemajuan peradaban manusia.  Secara umum peranan Iptek adalah untuk

a) meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat,

 b) meningkatkan daya saing bangsa,

c) memperkuat kesatuan dan persatuan nasional,

d) mewujudkan pemerintahan yang transparan, dan

e) meningkatkan jatidiri bangsa di tingkat internasional. 

Selain itu melalui Iptek, manusia dapat mendayagunakan kekayaan alam untuk menunjang kesejahteraan dan meningkatkan kualitas kehidupan. Sehingga dengan adanya program Diseminasi Teknologi Spesifik Lokasi ini dapat membantu masyarakat untuk dapat bersaing dan meningkatkan kesejahteraannya. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah  pemberdayaan masyarakat melalui penyebaran teknologi.

Sedangkan Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman dr. Sunartono, M.Kes dalam sambutan pembukaannya mengatakan bahwa Sleman menyambut gembira pelaksanaan FGD ini, karena kegiatan ini merupakan upaya dari pemerintah dalam hal ini Kementerian Ristek untuk mengakomodasi  berbagai kebutuhan teknologi tepat guna yang diperlukan oleh masyarakat. Dengan demikian nanti harapannya, apa yang akan diberikan oleh Kementerian Ristek RI dapat bermanfaat bagi masyarakat Sleman. Jangan sampai terjadi teknologi ataupun  peralatan yang diberikan kepada masyarakat justru tidak dapat dimanfaatkan secara optimal. Sebagai misal memberikan bantuan mobil kepada seseorang yang tidak bisa menyetir. Sehingga bantuan peralatan yang diberikan mubazir  atau dongkrok.  

Lebih lanjut dr. Sunartono, M.Kes mengatakan bahwa kami menyadari bahwa kami tidak memiliki teknologi. Teknologi itu dimiliki oleh universitas  dan di lembaga-lembaga riset. Kami hanya dapat mengadop teknologi dari lembaga-lembaga tersebut. Oleh karena itu pola-pola seperti ini perlu kita pertahankan di dan kita tingkatkan di waktu-waktu yang akan datang. Sleman mengharapkan agar dapat dijadikan sebagai laboratorium pengembangan teknologi, terutama teknologi tepat guna.

Sementara itu dalam paparannya Kabid Pemetaan di Asdep Iptek Masyarakat Kemenristek RI Syachrial Annas mengemukakan bahwa Kegiatan yang dilaksanakan merupakan kegiatan penerapan atau perluasan teknologi dengan pola pendampingan dari daerah. Teknologi yang digunakan sudah terbukti kehandalannya (proven technology) dan dapat diterapkan di  lokasi sesuai kondisi. Kegiatan yang akan dilaksanakan merupakan usulan pemerintah daerah atau usulan masyarakat yang diketahui oleh Pemda setempat ataupun hasil dari kajian kebutuhan daerah oleh KRT. Selain itu kegiatan yang akan dilaksanakan sejalan dengan prioritas daerah, sehingga mendapat dukungan pemerintah daerah untuk sharing dana.

Lebih lanjut pemerintah daerah melibatkan secara aktif personil pelaksana sesuai bidangnya. Guna mendukung kegiatan ini telah terdapat kesepakatan antara pemerintah daerah dengan lembaga-organisasi  litbangyasa dan perguruan tinggi untuk kesinambungan kegiatan.

Seusai paparan dilanjutkan dialog dengan moderator Dra. Suci Iriani Sinuraya, M.Si, MBA, MM, Kepala Bidang Pengendalian dan Evaluasi. Dari hasil diskusi diperoleh kebutuhan akan adanya peralatan untuk pembuatan pakan ikan, yang sangat dibutuhkan oleh para petani ikan di Sleman dan pencacah rumput agar dapat difermentasikan.  Selain itu juga diperlukan adanya teknologi untuk pembuatan pupuk organik secara lebih baik dan lebih maksimal kualitas pupuknya. Terlebih lagi kandang ternak di Sleman ini letaknya relatif berdekatan dengan pemukiman warga. Mengingat para petani di Sleman masih membutuhkan pupuk organik. Selain itu teknologi lain dibutuhkan adalah teknologi pengolahan hasil panen.

 Adapun dari kelompok bengkel rekayasa sangat membutuhkan bantuan alat bubut untuk mendukung optimalisasi pembuatan berbagai alat teknologi tepat guna. * * *  

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of