Evaluasi Kegiatan Tahun 2017 dan Perencanaan Kegiatan Tahun 2020 Bidang Fisik dan Prasarana Kabupaten Sleman

Bertempat di Ruang Rapat Sinom Bappeda Kabupaten Sleman, hari Kamis, 15 November 2017, Bidang Fisik dan Prasarana Bappeda menyelenggarakan Evaluasi dan Perencanan Bidang Fisik dan Prasarana. Acara yang dibuka oleh Sekretaris Bappeda, Ir. Arif Setio Laksito, M.Reg.Dev.Plg., menghadirkan 5 pemapar dari Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu, serta Dinas Pertanahan dan Tata Ruang. Paparan yang disampaikan merupakan hasil evaluasi dari rencana strategis sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Untuk mendapatkan masukan dan kritik yang bersifat membangun, dihadirkan Retno Widodo D Pramono, Ph.D. sebagai tenaga ahli yang memberikan masukan atas paparan yang telah disampaikan. Dalam pandangannya, Retno Widodo mengungkapkan bahwa dinas-dinas dalam perencanaannya perlu mengacu pada visi Kabupaten Sleman yaitu “Terwujudnya masyarakat Sleman yang lebih sejahtera, mandiri, berbudaya dan terintegrasikannya sistem e-government menuju Smart Regency pada tahun 2021.” Visi tersebut mengandung dua makna yaitu sebagai tujuan pembangunan dan smart regency sebagai alat untuk mencapai tujuan.  

Dalam evaluasinya, Retno Widodo menambahkan bahwa OPD sering berfokus pada pencapaian output saja, namun banyak target outcome tidak tercapai. Oleh karena itu diperlukan “tema” pengikat untuk menjadi lebih “HITS” (Holistic, Integrated, Thematic, and Spatial) di dalam perencanaannya  dengan mengedepankan pelabelan SMART untuk menjaga konsistensi terhadap visi Smart Regency. Hal lain yang menjadi penting adalah perlunya inovasi melalui pemilihan teknologi, pola pembiayaan, sistem koordinasi antar kegiatan beda sektor, serta kegiatan monitoring dan evaluasi lintas sektor. Kegiatan perencanaan OPD dalam penyusunannya terlebih dahulu di”tata” dalam suatu Kerangka Kerja Logis (KKL), yaitu sebagai dasar pembagian kerja agar sinkron. (***JFP/Bidang Fisik dan Prasarana)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *