Diskusi awal penyusunan Rencana Induk Pariwisata Terpadu Borobudur-Yogyakarta-Prambanan antara TDI dan Bappeda Sleman

Bertempat di Ruang Rapat Gambuh Bappeda, tim tenaga ahli dari Tourism Development International (TDI) yang bekerjasama dengan Pusat Studi Pariwisata (Puspar) UGM berkunjung ke Bappeda Kabupaten Sleman pada tanggal 04 Desember 2018. Kunjungan ini bertujuan untuk memperoleh informasi awal serta data terkait dalam rangka kegiatan penyusunan Rencana Induk Pariwisata Terpadu Borobudur, Yogyakarta, Prambanan (Integrated Tourism Master Plan for Borobudur, Yogyakarta, and Prambanan) atas mandat World Bank dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Tim tenaga ahli TDI yang diwakili oleh Jim Jessamine sebagai team leader dan Janet Cochrane, MSc, PhD sebagai tourism consultant menyampaikan bahwa pariwisata Borobudur, Yogyakarta dan Prambanan diharapkan dapat dikembangkan secara terpadu dan terkoordinasi antar lembaga baik pemerintah maupun swasta serta berkelanjutan yang pada akhirnya dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat setempat. Khusus untuk Kabupaten Sleman, pendataan atraksi wisata di sekitar Prambanan serta isyu-isyu yang berkembang di sekitar kawasan perlu mendapat perhatian lebih di dalam kegiatan ini.

Dalam diskusi awal ini, tim didampingi oleh Ir. Santi Windayani, MM, Boby Rozano, ST, MT, serta Yudi Sukmanajaya, SE, MA, mewakili Bappeda Kabupaten Sleman dan menyampaikan pandangan-pandangan terkait persoalan maupun isu terkait perkembangan pariwisata dan pembangunan secara umum di Wilayah Kabupaten Sleman. Harapannya, kegiatan ini dapat memberikan masukan kepada konsep pengembangan pariwisata terutama di wilayah Prambanan dan sekitarnya. Selain itu, diharapkan pula terbentuk kolaborasi yang baik antara tim dan Pemerintah Daerah dalam hal ini Bappeda Sleman dalam hal bertukar data dan informasi dalam rangka pengembangan kebijakan kepariwisataan ke depan. (***JFP)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *