BAPPEDA SLEMAN Jalan Parasamya No.1, Beran, Tridadi, Sleman, Yogyakarta 55511, Telp/Fax 0274-868800, bappeda@slemankab.go.id

BAPPEDA SLEMAN SELENGGARAKAN FGD KOORDINASI DAN FASILITASI PERENCANAAN PROGRAM/KEGIATAN KEISTIMEWAAN DI KABUPATEN SLEMAN TAHUN 2015

Bertempat di Hotel  Cakrakusuma, Jl Kaliurang, pada hari Kamis tanggal 21 November 2013, diselenggarakan Focus Group Discussion (FGD)  Koordinasi Dan Fasilitasi Perencanaan Program/Kegiatan Keistimewaan Di Kabupaten Sleman Tahun 2015. Acara FGD tersebut di iikuti oleh para stake holder atau pemangku kepentingan di Kabupaten Sleman, diantaranya LSM, unsur masyarakat, Kecamatan serta Dinas/Kantor/Badan dilingkungan Pemkab Sleman. Sedangkan  bertindak sebagai narasumber para tokoh yang menguasai tentang substansi Keistimewaan DIY, diantaranya Kepala Bappeda DIY, Drs. Tavip Agus Rayanto, M.Si., Drs. P. Suyanto , Drs. Setyo Budhi, Ketua Dewan Kebudayaan kabupaten Sleman Drs. Sumaryadi, M.Pd..

Kepala  Bappeda Sleman dalam laporannya yang dibacakan oleh , Kepala Bidang Perdesaan Bappeda Kabupaten Sleman  Arif Setio Laksito, ST, M.Dev.Plg, menyampaikan bahwa kegiatan ini dimaksudkan untuk menjaring aspirasi masyarakat di Kabupaten Sleman sebagai bahan masukan dalam menyusun program/kegiatan yang dapat bersinergi dan tidak terjadi tumpang tindih dengan program/kegiatan yang bersumber dari dana APBD DIY non keistimewaan, serta mampu bersinergi dengan program/kegiatan Kabupaten Sleman. Selain itu melalui pelaksanaan FGD ini diharapkan diperoleh usulan dan masukan dari Kabupaten/Kota guna mengoptimalkan pemanfaatan dana keistimewaan  tahun anggaran 2015. Setelah koordinasi awal dilakukan, selanjutnya adalah memfasilitasi FGD untuk membahas usulan program/kegiatan kewenangan Keistimewaan oleh Kabupaten/Kota. Hasil pembahasan kemudian akan dikompilasi dan didiskusikan oleh Tim TAPD DIY, yang selanjutnya menjadi materi workshop penyusunan program/kegiatan kewenangan istimewa 2015. Keistimewaan bukan menjadi tanggungjawab dan domain pemerintah DIY saja,  tetapi juga seluruh pemkab/kota dan masyarakat. Pemda DIY bersama seluruh kabupaten/kota harus duduk bersama untuk bersinergi melaksanakan amanat UU keistimewaan. Kita harus mampu wujudkan golong gilig siyeg saeko proyo.

Sementara itu, Bupati Sleman dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Bappeda Kabupaten  Sleman drg. Intriati Yudatiningsih, M.Kes menyampaikan b ahwa  melalui forum ini merupakan momentum untuk menggali potensi-potensi  yang ada di DIY, termasuk di Kabupaten Sleman. Melalui FGD masyarakat dapat terfasilitasi sejak dari perencanaan hingga pemanfaatan dana keistimewaan. Diharapkan melalui forum ini dapat sampaikan masukan kegiatan atau program untuk mendukung keistimewaan Yogyakarta. * * *

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of