BAPPEDA SLEMAN Jalan Parasamya No.1, Beran, Tridadi, Sleman, Yogyakarta 55511, Telp/Fax 0274-868800, bappeda@slemankab.go.id

BAPPEDA SLEMAN SELENGGARAKAN FGD KAJIAN SEKOLAH OLAHRAGA

Bertempat di Aula Bappeda Kabupaten Sleman, pada hari Senin tanggal 12 Mei 2014 diselenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Kajian Sekolah Olahraga. Acara FGD ini diikuti oleh kurang lebih 50 orang peserta yang merupakan perwakilan dari KONI Kabupaten Sleman, Guru olahraga se Kabupaten Sleman, guru olahraga di sekolah yang memiliki kelas olahraga, Dinas Pendidikan Pemdua dan Olahraga Kabupaten Sleman, serta dari Universitas Negeri Yogyakarta. Adapun bertindak sebagai nara sumber, Devi Tirtawirya, M. Or dan Awan Hariono, M.Or dari Fakultas Ilmu Keolahragaan UNY.
Dalam sambutan pembukaannya, Kepala Bidang Sosial Budaya Bappeda Kabupaten Sleman Drs. Pranama M.Si menyampaikan bahwa pada saat ini keberadaan Kelas Olahraga di Sleman belum merata. Hingga saat ini di Sleman sudah terdapat Kelas Khusus Olahraga di tingkat SMP sebanyak tiga kelas yakni di SMPN 1 Kalasan, SMPN 2 Tempel dan SMPN 3 Sleman yang sudah mendapatkan SK Kementerian sebagai penyelenggara Kelas Khusus Olahraga (KKO) sehingga mendapatkan bantuan dari pusat. Sedangkan untuk tahun 2013 Kabupaten Sleman sudah membentuk KKO SMA di dua sekolah yakni di SMAN 2 Ngaglik dan SMAN 1 Seyegan. Dengan demikian keberadaan kelas olahraga di Sleman belum sesuai dengan potensi yang ada. Berkenaan dengan hal tersebut pada tahun 2014 ini Bappeda Sleman menyelenggarakan kajian tentang Sekolah Olahraga
Lebih lanjut Drs. Pranama M.Si mengemukakan bahwa untuk menyusun kajian ini sangat diperlukan adanya masukan dari para peserta FGD sebagai pelaku langsung di lapangan. Bagaimanakah proses rekrutmennya, dukungan sarana dan prasarana apa saja yang diperlukan, bagaimana kurikulumnya, bagaimana sinerginya antara sekolah, masyarakat dan organisasi olahraga. Selain itu perlunya masukan tentang bagaimana mengkaji kelas olahraga di Kabupaten Sleman dikembangkan, dioptimalkan, pertahankan, bukannya di hilangkan. Diharapkan dengan adanya kajian ini, maka diharapkan pada tahun 2016 di Kabupaten Sleman ini sudah ada perencanaan pengembangan kelas olahraga. (Sekretariat/Bidang Sosbud)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of