BAPPEDA SLEMAN Jalan Parasamya No.1, Beran, Tridadi, Sleman, Yogyakarta 55511, Telp/Fax 0274-868800, bappeda@slemankab.go.id

BAPPEDA SELENGGARAKAN SEMINAR AGENDA RISET DAERAH (ARD) KAB. SLEMAN 2011 – 2015

Bertempat di Aula Bappeda Sleman pada hari Selasa, 12 November 2012 diselenggarakan Seminar Agenda Riset Daerah (ARD) Kab. Sleman tahun 2011 – 2015. Seminar ini diikuti oleh 50 orang peserta yang berasal dari perwakilan dari SKPD di lingkungan Pemkab Sleman, LSM Bidang Penelitian dan Pengembangan, unsur Perguruan Tinggi se DIY jumlah sekitar 50 orang. Bertindak sebagai narasumber adalah Ir. Gunung Sutopo yang membahas Bidang Pertanian dan Ketahanan Pangan, Ir. Sutrisno, MES yang membahas Bidang Infrastruktur dan Teknologi Informasi , Prof, Ir Bakti Setiawan, MA yang membahas Bidang lingkungan dan Kebencanaan, Prof. Dr. Sofia Mubalika yang membahas Bidang Kesehatan dan Obat,  serta Bidang Ketertiban dan Kemanan serta Bidang Sosial kemasyarakatan oleh Prof. Dr. Sumito. Adapun yang bertindak selaku moderator adalah Sekretaris Bappeda Sleman, Drs. Kunto Riyadi, MPPM.
Dalam laporan penyelenggaraannya, Kepala Bappeda Sleman, drg. Intriati Yudatiningsih, M.Kes mengatakan bahwa   Seminar Agenda Riset Derah (ARD) ini bertujuan untuk mendapatkan masukan dari berbagai pihak, SKPD dari Perguruan Tinggi dalam rangka menyempurnakan Agenda Riset Daerah dan program  Dewan Riset Daerah Kabupaten Sleman.  Agenda Riset Daerah ini mengacu pada RPJMD Kabupaten Sleman dan permaslahan yang ada di RPJMD dibahas menjadi 6 (enam) bidang folus riset yang terdiri dari :

  1. Bidang Pertanian dan Ketahanan Pangan,
  2. Bidang Infrastruktur dan Teknologi Informasi ,
  3. Bidang Lingkungan dan Kebencanaan,
  4. Bidang Kesehatan dan Obat,
  5. Bidang Ketertiban dan Kemanan,
  6. Bidang Sosial kemasyarakatan

Sementara itu dalam sambutannya Bupati Sleman yang dibacakan oleh Sekda dr. Sunartono, M.Kes, menyampaikan bahwa kehadiran Dewan Riset Daerah adalah sangat strategis untuk menjembatani kegiatan riset dengan kebijakan pembangunan, sehingga benar-benar bermanfaat bagi masyarakat Sleman. Riset yang dilakukan dan dihasilkan harus dapat menjawab permasalahan riil dilapangan yang dihadapi oleh masyarakat. Mengingat resources atau sumber daya, baik alam maupun manusia sebagai modal pembangunan yang dimiliki Sleman ini terbatas.  Dengan bantuan Riset dan iptek, diharapkan, sumberdaya yang terbatas ini dapat dimanfaatkan dan memberikan manfaat secara optimal.
Riset yang dihasilkan juga harus reasonable, dengan didasarkan atas dasar dan tujuan yang jelas, misalnya didasarkan atas kebutuhan riil masyarakat serta dapat dimanfaatkan atau aplikatif oleh masyarakat. Dengan kata lain, hasil riset harus tepat guna. Sehingga, hasil riset dapat benar-benar bermanfaat bahkan membawa perubahan kearah yang lebih baik bagi kehidupan masyarakat.

Lebih lanjut dalam sambutannya Bupati Sleman mengatakan selain komprehensip, dan reasonable, riset yang dihasilkan haruslah visionable, berorientasi jangka panjang, serta menjawab tantangan kebutuhan daerah dan masyarakat jauh kedapan. Hasil riset diharapkan dapat memprediksi kebutuhan masyarakat ke depan. Mengingat perkembangan masyarakat begitu dinamis dan terus berubah. Oleh karena itu, kita juga harus dapat mengikuti dinamika perubahan masyarakat tersebut. Jangan sampai, riset yang dihasilkan justru out of date, sehingga tidak dapat menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat. Selain itu yang tidak kalah pentingnya adalah hasil riset yang ada jangan hanya sekedar menjadi dokumen semata, melainkan dapat diaplikasikan oleh SKPD dilingkungan Pemkab Sleman. * * *

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of