Bertempat di Ruang Rapat Dhandhanggulo Bappeda Sleman pada Senin, 27 Agustus 2018, Bappeda Kota Solok berbagi informasi dengan Bappeda Sleman tentang penerapan inovasi dalam perencanaan pembangunan daerah. Kunjungan dipimpin oleh Sekretaris Bappeda Kota Solok Ir. Hendaukhtri didampingi semua perwakilan bidang dan sekretariat. Turut pula dalam rombongan perwakilan dari Dewan Pimpinan Daerah dan Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kota Solok.

Ir. Hendaukhtri dalam sambutannya mengutarakan bahwa maksud dari kunjungan ini adalah untuk mengetahui permasalahan yang dihadapi dalam perencanaan daerah dan inovasi yang dilakukan terkait dengan perencanaan. Juga membandingkan mekanisme alokasi dana yang dikucurkan kepada pemerintah desa serta peran pemerintah desa dalam proses perencanaan dan penganggaran.

Kepala Bidang Data dan Perencanaan Pembangunan Bappeda Sleman, Erny Maryatun, S.IP., MT., menanggapi bahwa alokasi anggaran bagi pemerintah desa di Kabupaten Sleman berupa bantuan keuangan khusus pada pemerintah desa, melalui transfer uang tunai ke desa berdasarkan proposal yang diajukan dan bagi hasil pajak retribusi daerah.

Terkait dengan kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kelurahan, di Kota Solok, selain yang terdapat di DPA kecamatan, ada juga anggaran yang dilaksanakan oleh Perangkat Daerah namun basisnya juga kelurahan di tiap-tiap kecamatan. Adapun di Kabupaten Sleman terdapat Pagu Usulan Partisipasi Masyarakat (PUPM), yang merupakan usulan dari desa, yang dirangkum dalam musrenbang kecamatan. Usulan PUPM dilaksanakan oleh Perangkat Daerah Kabupaten Sleman. Selain hal tersebut, masing-masing bidang menanyakan terkait ketugasannya serta membandingkan pelaksanaan di Kota Solok dengan Kabupaten Sleman.

(*** Bidang Data dan Perencanaan Pembangunan)