BAPPEDA SLEMAN Jalan Parasamya No.1, Beran, Tridadi, Sleman, Yogyakarta 55511, Telp/Fax 0274-868800, bappeda@slemankab.go.id

Aset BMN untuk Pembangunan Infrastruktur Kabupaten Sleman

Barang Milik Negara (BMN) adalah semua barang yang dibeli atau diperoleh atas beban APBN atau berasal dari perolehan lainnya yang sah. Pengelolaan Barang Milik Negara yang semakin kompleks perlu dikelola secara optimal sehingga pemerintah wajib melakukan pengamanan terhadap Barang Milik Negara dengan cara pengamanan fisik, pengamanan administratif, dan pengamanan hukum. Dalam rangka pengamanan administratif dibutuhkan sistem penatausahaan yang dapat menciptakan pengendalian (controlling) atas Barang Milik Negara dan juga berguna untuk memenuhi kebutuhan manajemen pemerintah di dalam perencanaan, pengadaan, pengembangan, pemeliharaan, maupun penghapusan. Pengelolaan BMN sebagaimana telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2014 tentang Pengelolaan BMN/Daerah, adalah suatu upaya untuk mengatur dan mengelola suatu BMN sehingga terciptanya tertib administrasi dalam penatausahaan dan pengamanan BMN. Hibah Barang Milik Negara dilakukan dengan pertimbangan pertimbangan untuk kepentingan sosial, budaya, keagamaan, kemanusiaan, pendidikan yang bersifat non komersial, dan penyelenggaraan pemerintahan negara. Sehubungan dengan hal tersebut, dipandang perlu untuk melaksanakan kunjungan lapangan jalan desa yang merupakan aset Barang Milik Negara yang akan diserahkan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman.

Penguasaan aset, terkait dengan kewenangan pengelolaan dan pemeliharaannya, berupa beberapa jalan desa sebagai aset Barang Milik Negara akan diserah terimakan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman. Beberapa jalan desa aset BMN tersebut terletak di beberapa kecamatan diantaranya adalah di Kecamatan Gamping, Mlati, Depok, Tempel, Turi, Pakem dan Cangkringan. Adapun rincian aset infrastruktur yang diserahkan kepada Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah daerah  pada pelaksanaan kali ini, yaitu terdiri dari beberapa proyek yang dikerjakan oleh beberapa konsultan, diantaranya adalah Pembangunan Infrastruktur Kawasan Kumuh Mlati oleh CV Digdoyo Kontraktor yang berlokasi di Dukuh Rajek Wetan berupa bangunan jalan paving block, talud dan drainase, asset di Dukuh Rajek Lor berupa bangunan jalan paving block dan drainase serta asset di Dukuh Sanggrahan berupa bangunan jalan paving block, drainase dan talud.

Berikutnya adalah Pembangunan Infrastruktur Kawasan Kumuh Depok, Condongcatur, Caturtunggal oleh PT. Wasiat Sarwo Trengginas berada di Dusun Janti Gang Talok Rt 05 berupa bangunan saluran drainase, sumur resapan buis beton dan jalan paving block, aset di Dusun Janti Gang Sengon berupa bangunan saluran drainase, aset di Dusun Karangmalang RW 1 berupa bangunan paving block, aset di Dusun Soropadan Rt 03 berupa bangunan jalan paving block, aset di Dusun Soropadan Rt 06 berupa bangunan jalan paving block, saluran ruas, sumur resapan buis beton, rehab plesteran, aset di Dusun Kaliwaru Rt 05 berupa bangunan saluran ruas, jalan paving blok, sumur resapan buis beton, dan talud permukiman, serta aset di Dusun Candiwinangun RW 08 berupa bangunan jalan paving block dan saluran dengan buis beton.

Pembangunan Infrastruktur Kawasan Kumuh Tlogodadi, Kutu Dukuh, Sinduadi Gamping oleh CV. SINTO yang berada di Karangjati RT 18, Desa Sinduadi berupa bangunan jalan paving block, aset di Dusun Jatirejo RT 02 berupa bangunan saluran drainase, aset di Dusun Banaran berupa bangunan jalan paving block, talud dan Jalan Pekerjaan HRSS, aset di Dusun Ngrajeg Wetan berupa bangunan Corblok dan jalan aspal. Dusun Mejing Wetan berupa bangunan saluran ruas A type 50/60, aset di Dusun Sukunan Rt 09 Desa Banyuraden berupa bangunan saluran drainase Dusun Banyumeneng, Banyuraden Rt 15 dan 16 Rw 04 berupa bangunan jalan paving block Ruas A paving block Ruas B, paving block Ruas C, dan paving blok Ruas D, aset di Dusun Kutu Asem berupa bangunan lapis HRSS Ruas A, jalan lapis HRSS Ruas B, saluran A type 50/60, aset di Dusun Kutu Dukuh, Sinduadi berupa bangunan jalan lapis HRSS, saluran ruas A type 40/60, saluran ruas B type 50/40, aset di Dusun Kronggahan, Trihanggo berupa bangunan jalan paving block, cor beton, saluran ruas A type 50/60 dan jalan lapis HRSS, serta aset di Karang Lor Tlogiadi, Mlati, Sleman berupa bangunan jalan lapis HRSS.

Peninjauan lapangan dilakukan untuk melihat kondisi fisik BMN yang akan dihibahkan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman. Berdasarkan tinjau lapangan yang dilakukan pada kamis (9/10) lalu, diketahui terdapat aset yang sudah dalam perbaikan yaitu pada lokasi Dusun Ngrajeg Wetan. Beberapa lokasi juga telah mendapat perhatian dari program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) yaitu di kawasan Dukuh Rajek Wetan dan Dukuh Rajeg Lor yaitu berupa paving blok yang sudah ditimpa dengan yang baru. Sementara untuk bangunan BMN yang lainnya masih dalam kondisi baik dan layak digunakan. (***Bidang Fisik dan Prasarana)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of