Pada tanggal 23 Maret 2011 bertempat di Aula Bappeda Sleman, Pemkab Sleman menyelenggarakan Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan). Musrenbang diselenggarakan selama 2 hari yakni 23 Maret 2011 dan  24 maret 2011. Acara ini dihadiri oleh dihadiri kurang lebih 175 orang yang terdiri dari Bupati Sleman, Ketua dan Wakil Ketua serta Ketua Komisi DPRD Kabupaten Sleman, Muspida Kabupaten Sleman Kepala Bapeda Propinsi DIY, Sekretaris Daerah, para Assisten Sekda, para Kepala Dinas/Badan/Kantor dan Camat se-Kabupaten Sleman Kepala Bappeda Kabupaten/Kota di wilayah Propinsi DIY dan wilayah perbatasan dengan Propinsi Jawa Tengah serta LSM, LPM Perguruan Tinggi, organisasi sosial/kemasyarakatan.
Dalam laporan penyelenggaraan, Kepala Bappeda Sleman, drg. Intriati Yudatiningsih, M.Kes mengemukakan bahwa maksud penyelenggaraan Musrenbang ini adalah untuk mengoptimalkan proses perencanaan pembangunan guna mewujudkan tujuan pembangunan daerah. Sedangkan tujuannya adalah untuk mendapatkan masukan guna penyempurnaan rancangan awal RKPD yang memuat rancangan kerangka ekonomi daerah, arah kebijakan dan prioritas pembangunan daerah, serta rencana kerja yang pendanaannya berasal dari APBD Kabupaten, APBD Propinsi dan APBN.
Sedangkan Bappeda Provinsi DIY, Drs. Tavip Agus Rayanto, M.Si dalam pengarahannya mengemukakan bahwa pelaksanaan pembangunan di Sleman sudah cukup baik. Hal ini dapat dilihat dari Analisis Kualitas Pertumbuhan Ekonomi Di Yogyakarta Thd Penduduk Miskin yang menunjukkan bahwa Kabupaten Sleman berada di Kuadran I yang menunjukkan kondisi bahwa Pertumbuhan Tinggi, dan program-programnya Pro-Poor (atau berpihak warga miskin). Selain itu kualitas pelaksanaan pembangunan di Sleman juga terlihat dari Analisis Kualitas Pertumbuhan Ekonomi Yogyakarta di bidang Peningkatan IPM menunjukkan bahwa Sleman dan Kulonprogro berada di Kuadran I yang mengindikasikan bahwa  Pertumbuhan Tinggi, dan program pembangunannya selaras dengan program pembangunan manusia (Pro- Human Development).
Lebih lanjut Drs Tavip mengemukakan bahwa hendaknya dalam merencanakan program pembangunan, SKPD di Sleman dan SKPD di Propinsi DIY senantiasa melakukan koordinasi, sehingga ada keselarasan dan saling melengkapi.
Sementara itu Bupati Sleman, Sri Purnomo dalam sambutannya menyampaikan bahwa perencanaan pembangunan bukan semata-mata menjadi tangungjawab eskekutif, tetapi juga DPRD dan masyarakat. Dalam forum Musrenbang ini diharapkan sangat diharapkan partisipasi aktif seluruh stake holder untuk berembug bersama memformulasikan rencana pembangunan tahun 2012, sehingga pembangunan tahun 2012 benar-benar sesuai kebutuhan, permasalahan, potensi dan aspirasi masyarakat.  Adapun, thema yang diangkat untuk perencanaan program tahun 2011 adalah ”Peningkatan kesejahteraan dan percepatan pemulihan pasca bencana melalui pemberdayaan masyarakat dan peningkatan pelayanan yang berkualitas”, dengan prioritas :

1.   Pengelolaan bencana dan percepatan pemulihan pasca bencana

2.   Penanggulangan kemiskinan dan pengangguran.

3.   Menjaga stabilitas ketahanan pangan.

4.   Menjaga kualitas kesehatan dan pendidikan.

5.   Peningkatan ekonomi masyarakat yang berbasis potensi lokal.

6.   Peningkatan tata kelola pemerintahan yang baik untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

7.   Menjaga kualitas sarana prasarana publik, sumber daya alam dan lingkungan hidup.

8.   Menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban, dan

9.   Peningkatan peran perempuan dalam pembangunan dan perlindungan anak.

 

Pelaksanaan Musrenbang Kabupaten Sleman ini dibagi dalam dua tahap yakni :

a.   Sidang Pleno

Sidang Pleno berupa :

§      Paparan Kepala Bappeda Kabupaten Sleman tentang Rancangan RKPD Tahun 2012;

·      Paparan Ketua DPRD Kab. Sleman tentang Pokok-pokok Pikiran DPRD terhadap perencanaan pembangunan tahun 2012.

§      Paparan kepala DPKKD Kabupaten Sleman tentang Prediksi Kemampuan Keuangan Daerah Tahun 2012.

Diskusi/tanggapan  oleh Peserta Musrenbang

 

b.   Sidang Kelompok

{mosimage}Pada sidang kelompok, peserta dibagi menjadi 4 kelompok, meliputi:

·      Klp. Misi I : Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik melalui peningkatan kualitas birokrasi dalam memberikan pelayanan prima bagi masyarakat.

Pimpinan Sidang : Kepala Bidang Pengendalian dan Evaluasi

·      Klp. Misi II dan V : Meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan dan kesehatan yang terjangkau bagi semua lapisan masyarakat dan meningkatkan pemberdayaan dan peran perempuan di segala bidang.

Pimpinan Sidang : Sekretaris Bappeda

·      Klp. Misi III : Meningkatkan kemandirian ekonomi, pemberdayaan ekonomi rakyat dan penanggulangan kemiskinan.

Pimpinan Sidang : Kepala Bidang Ekonomi

·      Klp. Misi IV : Memantapkan pengelolaan prasrana dan sarana SDA dan LH.

Pimpinan Sidang : Kepala Bidang Perkotaan

Pada sidang kelompok ini dibahas rumusan awal rencana kerja SKPD hasil pemaduserasian antara rencana kerja SKPD dengan hasil Musrenbang kecamatan. Peserta diminta untuk menyampaikan saran, pendapat untuk penyempurnaan rancangan kerja SKPD sesuai pembagian kelompok. * * *