Penyelenggaraan seminar ICOR di Griya Persada Hotel & Resort yang jauh dari kantor ini diharapkan dapat memberikan hasil yang optimal. Mengingat apabila penyelanggaraan seminar ini dilaksanakan di kantor, dikhawatirkan perserta tidak akan konsentrasi karena akan  bolak-balik kembali kekantor karena ada urusan atau pekerjaan lain. Selain  itu kesempatan ini juga sekaligus menambah pengalaman kita untuk merasakan suasana baru di hotel yang baru yang berada di lereng Gunung Merapi. Mudah-mudahan hasil  penyusunan kajian indikator ekonomi ini  diharapkan akan dapat menjadi acuan dalam pengembangan investasi di Kabupaten Sleman.

Demikian yang disampaikan oleh Kepala Bappeda Kabupaten Sleman, drg. Intiati Yudatiningsih, M.Kes saat membuka Seminar Laporan Akhir Penyusunan Indikator Ekonomi Daerah (ICOR) Kabupaten Sleman di Griya Persada hotel & Resort Jl. Boyong 99, Kaliurang Barat, Hargobinangun, Pakem, Sleman, hari Selasa tanggal 27 Desember 2011.

Lebih lanjut drg. Intiati Yudatiningsih, M.Kes  menyampaikan bahwa dalam perencanaan pembangunan ekonomi,  target pertumbuhan ekonomi biasanya telah ditentukan. Salah satu pendukung  pertumbuhan ekonomi adalah investasi. Ini disebabkan kemajuan yang dicapai suatu  sektor ekonomi tidak dapat dipisahkan dengan peningkatan  investasi yang ditanamkan di sektor tersebut.  Investasi yang ditanamkan  setiap tahun  akan mendorong laju pertumbuhan  ekonomi. Oleh karena itulah investasi memegang peranan  kunci.

Perbaikan  iklim investasi bukan hanya tanggungjawab pemerintah, tetapi juga masyarakat. Keberhasilan pemerintah dalam meningktakan  daya saing investasi salah satunya tergantung dari kemampuan daerah dalam merumuskan kebijakan yang berkaitan dengan  investasi dan pertumbuhan dunia usaha.  Oleh karena itu kita perlu mengevaluasi kinerja investasi yang telah dilakukan.  Penyusunan Buku Indikator Ekonomi Daerah Kabupaten Sleman ini diharapkan dapat memberikan informasi  tingkat efisiensi dan efektivitas penggunaan investasi yang dilakukan oleh sektor-sektor ekonomi daerah di Kabupaten Sleman. Berkenaan dengan hal tersebut kami sangat mengharapkan pertisipasi/tanggapan serta saran pemikiran dari hadirin atas buku indikator ekonomi yang kami susun.

Tampil sebagai pembicara atau narasumber dalam acara Seminar Laporan Akhir Penyusunan Indikator Ekonomi Daerah (ICOR) Kabupaten Sleman Didi Nuryadin, SE, M.Si dari UPN serta Mn. Ida Budiningsih, MT, MA dari BPS Sleman. Adapun bertindak sebagai moderator Kepala Bidang Ekonomi Bappeda Kabupaten Sleman Drs. M. Aji Wibowo, M.Si. Adapun peserta Seminar Laporan Akhir Penyusunan Indikator Ekonomi Daerah (ICOR) Kabupaten Sleman adalah SKPD dilingkungan Pekab Sleman.

Kesimpulan dari seminar ini diantaranya adalah ICOR Kabupaten Sleman masih cukup tinggi, sehingga menjadi media introspeksi kita semua,  untuk membawa Sleman kearah yang lebih baik. Disamping itu Sleman hendaknya memperhatikan  pula posisinya, sebagai kawasan resapan air, sehingga kemungkinan kecil untuk menjadi kawasan industri.  * * *