Peraturan Bupati Kabupaten Sleman Nomor 12 Tahun 2017 tetang Bantuan Keuangan Khusus Kepada Desa telah disosialisasikan oleh Kepala Bappeda Drs. Kunto Riyadi, MPPM di Ruang Rapat Pangripta Badan Perencanan Pembangunan Daerah Kabupaten Sleman pada hari Jumat tanggal 7 April 2017 Pukul 08.30 WIB. Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh Dra. Suyamsih, M.Pd (Asisten Sekda Bidang Pembangunan), H. Harda Kiswaya, SE, M.Si (Kepala BKAD), Kepala Bidang Anggaran BKAD, Bagian Hukum-Kasubbag Peraturan dan Perundang-undangan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Tenaga Kerja, Dinas Pendidikan, Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan, Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perwakilan Camat 17 Kecamatan di wilayah Kabupaten Sleman, Kepala Bidang,Kasubbid dan Kasubbag Bappeda.

Tujuan dari sosialisasi ini untuk menyamakan pandangan dan persepsi dalam pengelolaan Bantuan Keuangan Khusus kepada desa agar dapat dipergunakan secara sebaik-baiknya serta pemahaman tentang penatausahaan dana Bantuan Keuangan Khusus kepada desa agar penggunaannya tidak menyimpang dari aturan yang berlaku, sehingga pengelolaannya dapat dilaksanakan secara tepat dan diperuntukkan sesuai dengan skala prioritas perkembangan di desa.

Diharapkan Dengan adanya bantuan BKK ini dapat meningkatkan pemerataan dan percepatan pembangunan desa, mendorong pemberdayaan masyarakat desa dan mendukung pelaksanaan tugas pemerintah daerah di desa.

Adapun Jenis kegiatan yang tertuang dalam Peraturan Bupati ini adalah Jenis Kegiatan fisik dan Kegiatan non fisik. Kegiatan fisik diantaranya jalan desa, jembatan desa, talud jalan desa, drainase, gorong-gorong jalan desa, sarana dan prasarana air bersih perdesaan, jalan lingkungan, lapangan dan ruang terbuka hijau, taman umum, sanitasi lingkungan, Sumur Peresapan Air Hujan (SPAH), Tempat Pembuangan Sampah (TPS) kecil, jalan usaha tani, irigasi tersier, pasar desa, balai pertemuan warga, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Lembaga Desa, tempat ibadah. Kegiatan non fisik meliputi peningkatan kapasitas masyarakat melalui kelompok atau gabungan kelompok usaha ekonomi produktif .*** (Bidang Perekonomian)