Dalam rangka pelaksanaan Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu untuk Masyarakat Sejahtera (SELARAS) di Kabupaten Sleman, sejumlah 86 orang fasilitator untuk 86 desa dan 17 orang supervisor  untuk 17 kecamatan, telah dilatih dan dipersiapkan oleh Bappenas  pada hari Kamis tanggal 13 Agustus bertempat di Hotel Savita Inn. Acara diawali dengan sambutan Bappenas dan sambutan Kepala Bidang Sosial dan Pemerintahan Bappeda Kabupaten Sleman dan dilanjutkan dengan pemberian materi oleh Bappenas dan Sekretariat Teknis Pusat SELARAS. Adapun materi pelatihan meliputi (1) Pemahaman Program Perlindungan Sosial Nasional; (2) Peran fasilitator dan pemberdayaan warga; (3) Teknik Wawancara; dan (4) Pelatihan Aplikasi Selaras. Pada bulan September hingga bulan Desember 2015, fasilitator yang telah dilatih akan melakukan pendataan sesuai desa masing-masing  kepada Rumah Tangga (RT) yang telah terdaftar Basis Data Terpadu (BDT) dengan menggunakan aplikasi SELARAS.

ALUR KERJA SELARAS

  1. Fasilitator akan mengunjungi dan menanyakan apakah RT tersebut termasuk dalam daftar penerima manfaat bantuan/program. Jika RT yang dikunjungi tidak ada dalam basis data, fasilitator mengumpulkan informasi awal/data dasar tentang RT tersebut sebagai bahan pertimbangan untuk pendataan/verifikasi dan validasi. Hasil pendataan ini menjadi bahan pertimbangan bagi pengelola BDT untuk memasukkan RT tersebut ke dalam basis data atau daftar penerima program.
  2. Terhadap RT yang telah ada dalam daftar BDT, fasilitator melakukan empat hal, ialah (i) verifikasi dan pencatatan perubahan data RT, (ii) pencatatan partisipasi program, (iii) pencatatan kebutuhan program dan (iv) pencatatan keluhan. Supervisor di tingkat kecamatan menelaah hasil kerja fasilitator an meneruskan kepada manajer kabupaten dan selanjutnya manajer SELARAS tingkat kabupaten kemudian (1) meneruskan hasil verifikasi data dan kepesertaan program ke basis data di tingkat pusat; (2) merujuk kebutuhan program dan keluhan tentang implementasi program ke pengelola program terkait di berbagai jenjang; (3) merujuk keluhan yang bersifat kepesertaan ke pengelola BDT.
  3. Berdasarkan rujukan yang diterima dari SELARAS, manajer program di tingkat pusat maupun daerah menyetujui, menolak atau menelaah lebih lanjut terkait kebutuhan program dan keluhan implementasi program tersebut. SELARAS memantau tindaklanjut dari informasi yang diteruskan kepada pengelola program dan pengelola BDT
  4. Fasilitator memberikan umpan balik kepada RT terkait perkembangan/status permintaan kepesertaan dan penanganan keluhannya. (bidang SOSPEM)