Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Pemerintahan Bappeda Kabupaten Sleman melakukan (Foccused Group Discussion) FGD tentang Monitoring pelaksanaan Rencana Aksi Daerah (RAD) Kependudukan Kabupaten Sleman Tahun 2017 di Ruang Semeru Lantai 2, Hotel Prima SR, Jl. Magelang, KM 11 Tridadi, Sleman. FGD dilaksanakan selama 2 hari yaitu pada hari Senin dan Selasa, tanggal 25 sampai dengan 26 September 2017.

Pada hari pertama pelaksanaan FGD RAD Kependudukan Senin, 25 September 2017 dihadiri oleh beberapa Kepala Desa, camat, dan anggota Tim Monitoring RAD Kependudukan Kabupaten Sleman Tahun 2017. Sedangkan pelaksanaan FGD RAD Kependudukan yang kedua Selasa, 26 September 2017 dihadiri oleh para Kepala OPD. FGD ini dilaksanakan bertujuan untuk Penyusunan Dokumen Monitoring dan Evaluasi RAD Kependudukan Kabupaten Sleman, acara dibuka oleh Kepala Bappeda Kabupaten Sleman, Drs. Kunto Riyadi, MPPM. Adapun materi disampaikan oleh Dr. Agus Joko Pitoyo, M.A. dari Pusat Studi Kebijakan dan Kependudukan UGM.

Kabupaten Sleman merupakan kabupaten yang telah melakukan pembangunan berbasis kependudukan. Kabupaten Sleman juga telah melaksanakan Dokumen Rencana Aksi Daerah (RAD) Pembangunan Kependudukan sebagai suatu serangkaian rencana tindakan, tugas atau langkah-langkah untuk mencapai pembangunan kependudukan yang diharapkan. Untuk itu penting melakukan monitoring terhadap RAD yang telah dilaksanakan, agar selaras dengan road map yang telah ditetapkan dan termonitor dengan baik.

Monitoring dilakukan terhadap hasil capaian pembangunan kependudukan dengan target yang telah ditetapkan. Pembangunan Bidang Kependudukan yang dimonitor mencakup 5 pilar utama yaitu sebagai berikut :

  1. Kuantitas Penduduk
  2. Kualitas Penduduk
  3. Pembangunan Keluarga
  4. Mobilitas Penduduk
  5. Data Base Kependudukan.

* * *  (Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Pemerintahan)