Pada hari Rabu Tanggal 14 Desember 2016 bertempat di Aula Pangripta Bappeda Kabupaten Sleman dilaksanakan Pleno Badan Koordinasi Penataan Ruang Daerah (BKPRD) Tahun 2016 dengan agenda “Konsultasi Publik Rencana Pembangunan Kawasan Perdesaan Potensi Ketahanan Pangan pada Kawasan Strategis Kabupaten Keamanan dan Ketahanan Pangan”.

Acara Pleno BKPRD dibuka oleh Staf Ahli Bidang Pembangunan Drs. Kunto Riyadi, MPPM mewakili PJ Sekretaris Daerah sebagai Ketua BKPRD Kabupaten Sleman. Acara Konsultasi Publik dihadiri oleh sejumlah perwakilan SKPD di Kabupaten Sleman, pendamping manajemen kawasan perdesaan Kabupaten Sleman, Kecamatan Moyudan, Kecamatan Godean, BPD dari 5 desa yang termasuk dalam penetapan desa kawasan perdesaan, Gapoktan, P3A, serta BP3K.

Acara Konsultasi diadakan sebagai wadah koordinasi, brainstorming dan penyampaian informasi berbagai hal yang berkaitan dengan penataan ruang sebagai upaya penyelenggaraan penataan ruang yang lebih baik dan intensif dan sebagai upaya menyamakan persepsi penataan ruang daerah yang berkaitan dengan kebijakan perencanaan tata ruang, pemanfaatan tata ruang hingga pengendalian tata ruang.

Acara Konsultasi ini diselenggarakan oleh Badan Koordinasi Penataan Ruang Kabupaten Sleman bekerjasama dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia mengkoordinasikan perencanaan kawasan strategis kabupaten, khususnya kawasan Strategis Kabupaten Keamanan dan Ketahanan Pangan Wilayah sekaligus untuk menyerap aspirasi dan masukan dari Tingkat Desa dan Kecamatan sebagai materi dan strategi penataan kawasan perdesaan potensial ke depan sebagai bahan perbaikan perencanaan penataan ruang ke depan dan strategi penataan kawasan ketahanan pangan khususnya.

Dari hasil analisis pemetaan potensi kawasan Rencana Pembangunan Kawasan Perdesaan pada 5 desa terpilih, Rencana Pembangunan Kawasan Perdesaan ditetapkan dalam 4 Klaster yakni Klaster Budidaya, Klaster Pengolahan, Klaster Pemasaran dan Klaster Pendukung tersebar pada 5 desa terpilih dengan sasaran klaster akan dicapai dalam 5 (lima) tahun.

Konsultasi menghasilkan beberapa kesepakatan antara lain pembentukan BKAD Kawasan Perdesaan yang beranggotakan perwakilan dari 5 desa serta Penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RKTL) sesuai dengan usulan 5 desa yang termasuk dalam penetapan kawasan perdesaan. Matrik RKTL memuat program/kegiatan Pembangunan Kawasan Perdesaan Potensi Ketahanan Pangan Kabupaten Sleman Tahun 2017 – 2021. * * * (Bidang Fisik dan Prasarana)