Bertempat di aula Kecamatan Seyegan pada hari Rabu tanggal 18 November 2015 pukul 12.30 WIB diselenggarakan bimbingan teknis penyusunan Renstra tahun 2016-2020. Kegiatan bimtek ini diikuti oleh seluruh Seksi, Sub bagian serta perangkat desa di wilayah kecamatan Seyegan. Bertindak sebagai nara sumber dalam bimtek ini adalah Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Evaluasi Bappeda Sleman, Nur Fitri Handayani, S.STP, M.Si. Bimtek ini merupakan inisiatif dari Kecamatan Seyegan guna menyempurnakan penyusunan Renstra yang menjadi salah satu pedoman pelaksanaan pembangunan di wilayah Seyegan.

Dalam sambutannya Sekretaris Kecamatan Seyegan, Drs. Bambang Maryanta menyampaikan bahwa bimtek ini diselenggarakan untuk mendapatkan informasi tentang penyusunan Renstra mengingat pada saat ini Kabupaten Sleman belum memiliki Bupati dan Wakil Bupati, sehingga visi dan misi yang biasanya sudah ada saat ini belum tersedia. Melalui bimtek ini diharapkan Kecamatan Seyegan dapat memperoleh in formasi yang lengkap sehingga dalam penyusunan renstra bisa lebih terarah dan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Berkenaan dengan hal tersebut Drs. Bambang Maryanta mengharapkan agar seluruh peserta bimbingan teknis ini mengikuti bimtek ini dengan sungguh-sungguh sehingga dapat memahami materi yang disampaikan oleh nara sumber. Sebagai hasil akhirnya diharapkan penyusunan renstra kecamatan Seyegan dapat dilakukan dengan lebih optimal dan mampu menggambarkan apa yang ingin dicapai oleh kecamatan Seyegan dalam lima tahun kedepan.

Sementara ini Nur Fitri Handayani, S.STP, M.Si dalam paparannya menjelaskan bahwa pada dasarnya penyusunan renstra ini menggambarkan apa yang ingin dicapai dalam kurun waktu lima tahun. Oleh karena itu  penyusunan renstra didukung dengan data-data dan informasi yang up to date dan akurat. Nur Fitri Handayani, S.STP, M.Si  juga menyampaikan penyusunan renstra ini seperti halnya buku cerita yang juga menggambarkan tentang pelayanan yang dilaksanakan, kendala yang dihadapi, apakah kendala tersebut sudah ada solusinya atau belum.

Lebih lanjut Nur Fitri Handayani, S.STP, M.Si menginformasikan bahwa analisis terhadap KLHS atau Kajian Lingkungan Hidup Strategis yang merupakan salah satu muatan dalam renstra menunggu selesainya penyusunan KLHS Kabupaten yang sedang disusun oleh Bappeda dan Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman. Kecamatan nantinya tinggal menganalisis dokumen KLHS tersebut yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing kecamatan. (Sekretariat) * * *