Musyawarah perencanaan pembangunan Kecamatan Prambanan dilaksanakan di Rumah Makan Baleroso, Jl. Prambanan – Piyungan, Madurejo Prambanan, pada hari Kamis tanggal   1 Februari 2018. Musrenbang dihadiri oleh Anggota DPRD, Bappeda, Polsek, Kodim, Perangkat Daerah terkait, LSM, Lembaga Penyandang Disabilitas, Organisasi Lembaga Mayarakat Desa dan Forum Anak. Tujuan diadakannya musrenbang yaitu untuk membahas program dan kegiatan yang akan dilaksanakan di Kecamatan Prambanan untuk Tahun Anggaran 2019

Disampaikan oleh Camat Prambanan, Bapak Eko Suhargono, SIP bahwa Kecamatan Prambanan yang merupakan Kecamatan perbatasan dan berada di pinggir daerah timur menjadi destinasi wisata dan destinasi pendidikan internasional, hal ini dibuktikan dengan banyaknya pondok pesantren yang santrinya berasal dari luar negeri, namun di Kecamatan Prambanan masih memiliki angka kemiskinan yang cukup tinggi, jadi perlu adanya kegiatan yang tepat sasaran dan program yang tepat guna, sehingga bisa meningkatkan pendapatan masyarakat Prambanan supaya bisa keluar dari garis kemiskinan. Camat Prambanan juga mengungkapkan bahwa terdapat 35 destinasi tujuan wisata yang terdapat di Prambanan yang perlu mendapat perhatian dari pemerintah untuk sarana dan prasarananya. Dengan adanya perbaikan di infrastruktur yang ada, diharapkan dapat meningkatkan jumlah para wisatawan dan bisa menarik lebih banyak wisatawan yang berkunjung di tempat wisata.

Selain perbaikan pada infrastruktur, perlu juga pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan dan pembinaan ketrampilan guna meningkatkan kualitas masyarakatnya sehingga dengan ketrampilan yang didapat diharapkan bisa mendorong masyarakat untuk memiliki usaha mandiri memperbaiki perekonomian keluarga. Menimbang banyaknya destinasi wisata yang dikembangkan di Kecamatan Prambanan perlu adanya pembinaan cara pengelolaan wisata tersebut, sehingga bisa bersaing dengan destinasi wisata yang lain. * * *  (Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Pemerintahan)