Tujuan utama pembangunan adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sehingga keberhasilan pembangunan diukur dari seberapa sejahtera masyarakat suatu daerah. Salah satu tolak ukur untuk mngetahui tingkat keberhasilan pembangunan melalui Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang komponennya terdiri dari aspek pendidikan, kesehatan dan pendapatan. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dikembangkan sebagai salah satu alat evaluasi aspek pemberdayaan penduduk dalam konteks pembangunan untuk mensejahterakan masyarakat.

    Secara umum dapat dikatakan bahwa kualitas sumber daya manusia Kabupaten Sleman pada tahun 2012 sudah semakin meningkat. Hal ini ditunjukkan dari nilai IPM Kabupaten Sleman pada tahun 2012 yang tercatat sebesar 79,39 atau terjadi peningkatan dari 78,79 pada tahun 2011. Pencapaian ini dipicu oleh peningkatan semua komponen pembentuk IPM yaitu komponen kesehatan, komponen pendidikan dan komponen pendapatan.

     Kenaikan IPM pada tahun 2012 juga lebih besar bila dibandingkan pada tahun 2011. Hal itu tercermin dari meningkatnya angka reduksi shortfall dari 2,71 pada tahun 2011 menjadi 2,84 pada tahun 2012. Kondisi ini cukup menggembirakan karena terjadi peningkatan kinerja pembangunan manusia dalam rangka menuju kondisi ideal.

    Dari tiga indeks pembentuk IPM, indeks pendapatan sebesar 67,97 adalah yang paling kecil di antara dua indeks yang lain (indeks pendidikan sebesar 86,40 dan indeks kesehatan sebesar 83,82). Sehingga untuk meningkatkan kualitas pembangunan manusia di Kabupaten Sleman di masa mendatang diperlukan perhatian yang lebih seksama terutama pada bidang ekonomi. Apabila perekonomian dapat berkembang dengan baik, maka diharapkan akan terjadi kenaikan pendapatan penduduk dan pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Bid Sosbud) * * *