Dua komponen pokok kependudukan yang penting dikaji adalah proses kependudukan dan struktur kependudukan mencakup aspek kelahiran, kematian dan mobilitas penduduk. Struktur kependudukan mencakup aspek komposisi anatara lain komposisi penduduk menurut umum, jenis kelamin, status perkawinan dan lain-lain. Hasil dari dua komponen baik proses maupun struktur adalah dasar bagi proses pembangunan secara keseluruhan. Kabupaten Sleman dengan struktur penduduk seimbang, ditandai dengan TFR yang rendah, dibawah angka 2,1 akan mencapai momentum demografi berupa kesempatan untuk mencapai pertumbuhan dan kondisi ekonomi optimasl. Inilah yang disebut dengan demographic deviden yaitu keuntungan optimal yang diperoleh dari kondisi struktur demografi yang telah stabil. Penduduk pada fase ini betul-betul menjadi sumberdaya manusia yang tangguh bagi pembangunan dan ketahanan nasional.

Tantangan besar persoalan kependudukan di Kabupaten Sleman adalah laju pertumbuhan penduduk yang masih tinggi terutama disebabkan banyaknya migrasi masuk karena di Kabupaten Sleman merupakan kota pelajar dan tujuan wisata. Penting untuk mewujudkan keselarasan potensi bonus demografi dengan produktifitas tenaga kerja yang tinggi,. Kunci utama untuk mewujudkan terletak pada kualitas SDM sebagai modal dasar pembangunan pembangunan.Oleh karena itu,Visi Grand Design Pembangnuan Kependudukan di Kabupaten Sleman diarahkan pada terwujudnya penduduk berkualitas sebagai modal dasar dalam pembangunan untuk tercapinya masyarakat Sleman yang lebih sejahtera, maju,mandiri,berdaya saing dan berbudaya.

* * *