Apel pagi ini Rabu (11/5/2016), disampaikan oleh Kepala Subbidang Penelitian dan Pengembangan, Sri Nurhidayah, S.Si, MT, tentang Focus Group Discussion (FGD) Minapadi Kolam Dalam (Minakodal) yang diselenggarakan di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Kabupaten Sleman. Minakodal yang dikembangkan di Kabupaten Sleman memiliki konstruksi kolam dalam (kodal) sehingga lebih dikenal dengan sebutan minakodal atau minapadi kolam dalam. Lahan mina padi kolam dalam adalah lahan persawahan untuk kegiatan tanaman  padi  dan kolam ikan dilakukan bersamaan dengan perbandingan bagian untuk kolam maksimal 20% dari lahan dengan kedalaman kolam minimal 80 cm.Kegiatan minakodal ini didasari dengan semakin sempitnya luas lahan pertanian di Kabupaten Sleman. sebenarnya program minakodal  ini sudah dilakukan oleh beberapa kelompok petani terutama di Desa Margodadi, Kecamatan Sayegan.

Berdasarkan hasil FGD menghasilkan beberapa manfaat minakodal yaitu:

  • Meningkatkan produktivitas lahan pertanian,

Berdasarkan keterangan dari kelompok Mina Murakabi dengan lahan pertanian seluas 1.000 m² menghasilkan padi sekitar 0,8-0,9 ton padi, dengan panen ikan nila sekitar 0,5 ton dari bibit seberat 6,5 kg.

  • Mengurangi serangan hama dan penyakit tanaman padi,

Secara biologis, ikan dapat menekan perkembangan hama tanaman padi seperti : keong mas, wereng, hama putih dan penggerek batang, ikan akan memakan telur maupun larva hama tanaman yang fase pertumbuhannya didalam air. Untuk mengantisipasi serangan hama padi pada daerah endemik, dapat digunakan pestisida alami seperti saponin (terdapat dalam biji teh), rotenon (terdapat dalam akar tumbuhan) dan nikotin (terdapat dalam daun tembakau) yang diberikan bersamaan dengan pemupukan dasar.

  • Meningkatkan pendapatan petani

Selain itu petani juga mendapatkan penghasilan tambahan dari hasil panen ikan. Berdasarkan keterangan dari peserta FGD, rata-rata terjadi penambahan pendapatan tiga (3) kali lipat dari lahan sawah yang tidak menerapkan minakodal.

Sebagai penutup, program minakodal telah meningkatkan produktifitas lahan pertanian, dan pendapatan petani. Hal tersebut yang mendasari Bappeda Kabupaten Sleman untuk melakukan diseminasi program minakodal kepada masyarakat khususnya petani.* (bidang statistik, penelitian, dan perencanaan – jfp*abdur rahman).