Pelaksanaan pembangunan yang baik, haruslah dimulai dari perencanaan yang baik pula. Beberapa pendapat pakar pembangunan mengatakan bahwa, semakin tinggi tingkat partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan, maka semakin tinggi juga tingkat keberhasilan pembangunan yang dicapai. Demikian yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman Sumadi, SH, MH yang membacakan Sambutan Bupati Sleman pada saat pembukaan pelaksanaan Musrenbang RKPD Kabupaten Sleman Tahun 2018. Lebih lanjut Sumardi, SH, MH menyampaikan bahwa Musrenbang RKPD pada hari ini merupakan rangkaian proses perencanaan partisipatif yang mempunyai arti yang sangat penting. Pada Musrenbang RKPD ini semua pemangku kepentingan dapat memberikan masukan, saran dan penajaman kepada rancangan dokumen RKPD tahun 2018. Musrenbang yang kita laksanakan hari ini untuk merencanakan pembangunan tahun 2018 yang merupakan tahun ke 3 pelaksanaan RPJMD tahun 2016-2021. Artinya kita memasuki separuh jalan dalam upaya mencapai visi ”Terwujudnya Masyarakat Sleman yang Lebih Sejahtera, Mandiri, Berbudaya dan Terintegrasikannya Sistem e-Government Menuju Smart Regency Pada Tahun 2021”.
Dalam kesempatan tersebut Sumadi, SH, MH juga menyampaikan bahwa Perangkat Daerah harus dapat menyusun program dan kegiatan yang benar-benar mendukung pencapaian indikator tujuan, indikator sasaran dan indikator program di RPJMD 2016-2021. Capaian tersebut sangat penting karena setiap tahun harus dipertanggungjawabkan kepada DPRD maupun pemerintah Pusat melalui LAKIP dan juga yang terpenting kepada seluruh masyarakat Sleman. Selain itu program dan kegiatan di tahun 2018 nanti dapat memperhatikan dan tetap mendukung prioritas pembangunan pusat dan provinsi.
Masih banyak pekerjaan yang harus kita laksanakan ke depan. Menurunkan kemiskinan, menurunkan pengangguran, menurunkan ketimpangan, meningkatkan ketertiban, perbaikan pelayanan kepada masyarakat merupakan sebagian dari tantangan yang harus kita selesaikan. Oleh karena itu saya berharap perencanaan pembangunan tahun 2018 dapat menjadi jawaban atas berbagai hal tersebut.
Musrenbang RKPD Kabupaten Sleman tahun 2018 ini mengangkat tema ”Meningkatkan pendampingan dan pemberdayaan sektor unggulan daerah menuju kemandirian dan kesejahteraan masyarakat Sleman yang berbudaya”. Saya berharap tema yang diangkat tersebut akan dapat menjadi pemacu dalam rangka menghadapi berbagai tantangan pembangunan ke depan yang semakin komplek. Perencanaan yang komprehensif harus diarahkan untuk dapat mendukung sektor-sektor unggulan yang dimiliki Sleman. Hal ini penting agar sektor unggulan yang ada tersebut dapat diberdayakan demi terwujudnya kemandirian dan kesejahteraan masyarakat Sleman.
Kegiatan Musrenbang RKPD Tahun 2018 ini diselenggarakan pada tanggal 30 maret 2017 bertempat di Ruang Pangripta Bappeda Sleman. Musrenbang ini diikuti oleh lebih dari 200 orang peserta yang berasal dari Kepala PD se kabupaten Sleman, DPRD, Para Camat, perwakilan dari perguruan tinggi, LSM, perwakilan profesi dan para tokoh masyarakat. Sleman serta dihadiri oleh forum pimpinan daerah, perwakilan Bappeda dari kabupaten/kota se DIY dan daerah perbatasan.
Sementara itu dalam laporan penyelenggaraan kegiatan, Kepala Bappeda Kabupaten Sleman Drs. Kunto Riyadi, MPPM menyampaikan bahwa musrenbang ini adalah untuk mengoptimalkan proses perencanaan pembangunan guna mewujudkan pembangunan daerah. Adapun tujuan musrenbang ini adalah untki mendapatkan masukan dan pengayaan substansi guna penyempurnaan rancangan RKPD menjadi rancangan akhir Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang memuat rancangan kerangka ekonomi daerah, arah kebijakan dan prioritas pembangunan daerah, serta rencana kerja yang pendanaannya berasal dari APBD Kabupaten, APBD Pemerintah DIY dan APBN Tahun 2018 serta Dana Keistimewaan Tahun 2019.
Pelaksanaan musrenbang ini dibagi menjadi acara pembukaan, Sidang Pleno I, Sidang Pleno II, Sidang Pleno III, penandatanganan berita acara hasil musrenbang dan diakhiri acara penutupan oleh Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun. * * * (Sekretariat)