Kamis 2 November 2017  beberapa pejabat dari Kota Samarinda, Kabupaten Bulukumba, dan Kabupaten Paser melaksanakan studi komparasi berkenaan dengan kegiatan  perencanaan pembangunan di Kabupaten Sleman. Salah satu pejabat dari Kota Samarinda, Ir. Sri Redjeki Eddy Handajani, M.Si tertarik melakukan studi komparasi tentang penerapan aplikasi e-planning dan e-budgeting serta proses pelaksanaan Musrenbang dalam mengakomodasi pokok-pokok pikiran DPRD. Dia menyatakan bahwa kedatangannya ke Kabupaten Sleman, disertai dengan dua rekan kerjanya, berharap mendapatkan beberapa hal yang lebih baik dari apa yang dilaksanakan di kotanya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BKAD Kabupaten Bulukumba Propinsi Sulawesi Selatan, Drs. A. Andi Mapiwali  yang ditemani Sekretaris Bappeda dan beberapa pejabat Bappeda lainnya mengaku bahwa kedatangannya ke Sleman bermaksud untuk belajar dalam penyusunan Analisis Standar Biaya (ASB).  Salah satu peserta dari Kabupaten Bulukumba mengungkapkan bahwa kedatangannya ke Sleman adalah atas rekomendasi dari BPKP Perwakilan Propinsi Sulawesi Selatan. Katanya Sleman adalah salah satu Kabupaten yang sudah menyusun ASB.

Masih dalam forum yang sama, Sekretaris Bappeda Kabupaten Paser Propinsi Kalimantan Timur, Muhsin, SS. MA, yang datang bersama dengan 30 rekannya, mengatakan bahwa kedatangannya ke Sleman adalah dalam upaya bertukar pengalaman dan pengetahuan dalam  penyusunan dokumen perencanaan.

Sekretaris Bappeda, Arif Setio Laksito, ST. MT ditemani dengan Kepala Bidang Data dan Perencanaan Pembangunan, Kasubag Keuangan, dan beberapa staf selaku tuan rumah mengatakan bahwa dalam kesempatan ini kedudukan kita adalah sama, tidak ada yang lebih hebat, tetapi sama-sama belajar. Pertemuan ini adalah ajang untuk saling bertukar pengetahuan dan pengalaman. * * * (Bidang Data Dan Perencanaan Pembangunan)