Bertempat di Aula Bappeda Sleman, pada hari Selasa  dan Rabu, 25 Maret 2014 dan 26 Maret 2014 Bappeda Sleman menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Sleman Tahun 2015. Musrenbang RKPD ini dihadiri oleh dihadiri kurang lebih 175 orang yang terdiri dari Sekda Kabupaten Sleman mewakili Bupati Sleman, Wakil Ketua DPRD, anggota DPRD Kabupaten Sleman, Muspida Kabupaten Sleman Kepala Bapeda DIY, para Assisten Sekda, para Kepala Dinas/Badan/Kantor dan Camat se-Kabupaten Sleman Kepala Bappeda Kabupaten/Kota di wilayah Propinsi DIY dan wilayah perbatasan dengan Propinsi Jawa Tengah serta LSM, LPM Perguruan Tinggi, organisasi sosial/kemasyarakatan.

Upacara pembukaan Musrenbang RKPD Kabupaten Sleman tahun 2014 di awali dengan Laporan Kepala Bappeda Kabupaten Sleman dilanjutkan dengan Pengarahan Kepala Bappeda DIY,  Drs. Tavip  Agus Rayanto, M.Si serta Pengarahan Bupati Sleman yang diwakili oleh Sekda Kabupaten Sleman, dr. Sunartono, M.Kes sekaligus membuka secara resmi Musrenbang RKPD Kabupaten Sleman Tahun 2014. Acara pembukaan Musrenbang kali ini untuk pertama kalinya dipentaskan seni tradisional Badui dari Susukan, Margokaton, Seyegan, Sleman.

Dalam laporan penyelenggaraan, Kepala Bappeda Sleman, drg. Intriati Yudatiningsih, M.Kes mengemukakan bahwa maksud penyelenggaraan Musrenbang RKPD ini adalah untuk mengoptimalkan proses perencanaan pembangunan guna mewujudkan tujuan pembangunan daerah. Sedangkan tujuannya adalah untuk mendapatkan masukan guna penyempurnaan rancangan  RKPD menjadi rancangan akhir RKPD  yang memuat rancangan kerangka ekonomi daerah, arah kebijakan dan prioritas pembangunan daerah, serta rencana kerja yang pendanaannya berasal dari APBD Kabupaten, APBD DIY dan APBN. Materi yang dibahas dalam Musrenbang Kabupaten adalah Rancangan RKPD tahun 2015 beserta penjabaran rencana program dan kegiatan per SKPD tahun 2015.

Sementara itu Kepala Bappeda DIY Drs. Tavip Agus Rayanto, M.Si dalam sambutan perngarahannya menyampaikan bahwa Lapangan usaha yang dominan mempengaruhi perekonomian Kabupaten Sleman adalah:

(1)  Perdagangan, Hotel dan Restoran

(2)  Jasa-jasa

(3)  Industri pengolahan

(4)  Pertanian

(5)  Konstruksi

Sinergi dari lima lapangan usaha di atas dapat mendorong aktivitas   pariwisata, pendidikan dan perdagangan di Kabupaten Sleman yang memiliki multiplier effect besar pada ke lima lapangan usaha tersebut.

Lebih lanjut Drs. Tavip Agus Rayanto, M.Si menambahkan untuk Kabupaten Sleman angka kemiskinannya relatif kecil dibanding dengan kabupaten lain di DIY. Bahkan kedepannya pada tahun-tahun mendatang diharapkan kemiskinan di Sleman  dibawah 10 %.

Sedangkan Bupati Sleman dalam  sambutannya yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman menyampaikan bahwa momentum Musrenbang  ini adalah waktu yang tepat untuk memformulasikan rencana pembangunan tahun 2015 guna mewujudkan masyarakat Sleman yang lebih sejahtera, Selain itu tahun 2015 merupakan tahun terakhir dalam pelaksanaan RPJMD sehingga dapat dikatakan bahwa tahun 2015 adalah tahun kritis.

Lebih lanjut Bupati Sleman mengharapkan agar dalam memformulasikan kegiatan pembangunan tahun 2015 harus bertumpu pada pencapaian target yang telah ditetapkan  untuk pencapaian visi Rencana Pembangunan Jangka Panjang tahun 2010-2015.

Seusai upacara pembukaan dilanjutkan dengan Sidang Pleno I yang menampilkan paparan dari :

1)     Paparan Kepala Bappeda Kabupaten Sleman, drg. Intriati Yudatiningsih, M.Kes tentang Rancangan RKPD Tahun 2015

2)     Paparan Ketua DPRD Kab. Sleman, Rohman Agus Sukamto tentang Pokok-pokok Pikiran DPRD terhadap perencanaan pembangunan tahun 2015.

3)     Paparan Kepala DPKAD Kab. Sleman, Dra. Rini Murti Lestari, Akt, MM tentang Prediksi kemampuan keuangan daerah Tahun 2015

Adapun yang bertindak sebagi moderator adalah Sekretaris Daerah Kab. Sleman, dr. Sunartono, M.Kes.

Seusai istirahat acara dilanjutkan dengan Sidang Pleno II yang diisi Paparan Bidang Pemerintahan oleh Kepala Bidang Pengendalian dan Evaluasi Bappeda Sleman, Dra. Suci Iriani Sinuraya, M.Si, MBA, MM, dengan  Moderator : Assisten Sekda Bidang Pemerintahan, Sunaryo, SH, M.Kn

Sedangkan pada hari kedua pelaksanaan Musrenbang Kabupaten Sleman, yakni Rabu, tanggal 26 Maret 2014 dilaksanakan paparan bidang Perekonomian dan Sosial Budaya oleh Kepala Bidang Ekonomi dan  oleh Kepala Bidang Sosial Drs. Pranama, M.Si dengan Moderator  Assisten Sekda Bidang Administrasi dan keuangan R. Djoko Handoyo, SH.

Adapun untuk Paparan bidang Sarana dan Prasarana, Paparan dilakukan oleh Kepala Bidang Perkotaan/Kepala Bidang Perdesaan Bappeda Sleman Ir. Ratnani Hidayati, MT dengan moderator Assisten Sekda  Bidang Pembangunan Dra. Suyamsih, M.Pd.

Musrenbang diakhiri dengan Pembacaan hasil kesepakatan dan penandatanganan berita acara dipimpin oleh Sekretaris Bappeda Drs. Kunto Riyadi, MPPM. * * *