Tanggung Jawab Sosial Perusahaan merupakan terjemahan dari istilah Corporate Social Responsibility atau yang kerap disingkat dengan CSR. Istilah tersebut telah umum dikenal di berbagai negara sebagai salah satu bentuk peran serta perusahaan dalam mempertahankan., memperbaiki dan meningkatkan kondisi lingkungan dan sosial. Berkenaan dengan hal tersebut pada hari Selasa, tanggal 16 Januari 2017, bertempat di ruang Rapat Sinom  Bappeda Sleman mengadakan pertemuan dengan perangkat daerah (PD) terkait guna membahas pembentukan Forum  Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP). Rapat yang dipmpin ole Kepala Bappeda Sleman, Drs. Kunto Riyadi, MPPM ini diikuti oleh bagian Perekonomian Setda Kab Sleman, Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu, Dinas Pariwisata, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Sosial dan Bappeda.

 Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari telah ditetapkannya Perda No 4 Tahun 2017 tentang Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP). Pasal 7 yang menyebutkan bahwa Forum TJSP harus terbentuk paling lama 1 (satu) tahun terhitung sejak Peraturan Daerah ini ditetapkan pada tanggal 9 Agustus 2017. Dalam pengarahannya Kunto Riyadi menyampaikan bahwa pembentukan Forum  Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) di Sleman ini merupakan hal yang baru. Meskipun diwilayah lain sudah cukup lama diaplikasikan.  Melalui pembentukan forum ini maka program dan kegiatan  Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) dapat lebih terpadu, terkoordinasi dan terarah. Melalui Forum  Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) ini diharapkan nanti potensi yang ada di Sleman dapat terpetakan dan dapat distribusikan secara merata ke seluruh wilayah Sleman.

Lebih lanjut Kunto Riyadi mengatakan bahwa pembentukan Forum  Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) ini perlu dipikirkan struktur organisasinya seperti apa, bagaimana tata laksana dan kelembagaannya. Tugas Bappeda sangat berat dalam menginisiasi Forum  Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) ini oleh karena itu sangat memerlukan dukungan dan bantuan dari perangkat daerah lainnya.  Penggunaan dana dari Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) ini lebih luwes dari pengunaan dana APBD, sehingga diharapkan kegiatan-kegiatan yang belum dapat di biayai dengan APBD dapat menggunaan dana dari yang berasal  Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP). Dana dari Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) tidak hanya untuk kegiatan pembangunan fisik saja, tetapi juga untuk kegiatan non fisik.

Bappeda Sleman selaku perangkat daerah yang menyelenggarakan urusan pembangunan dibidang perencanaan daerah  bertugas untuk membentuk Sekretariat Forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP)  sebagaimana disebutkan dalam Pasal 10 dan Pasal. Sekretariat Forum TJSP tersebut terdiri atas unsur Pemerintah Daerah, unsur Perguruan Tinggi,dan unsur Lembaga Swadaya Masyarakat.

Disampaikan dalam pertemuan tersebut bahwa sebenarnya pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) di Kabupaten Sleman sudah cukup banyak. Hanya saja selama ini belum terkoordinir dengan baik. Kegiatan  Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) yang sudah berjalan selama ini diharapkan untuk tetap berjalan sembari akan dilakukan pemetaan terhadap potensi-potensi yang ada. Kedepannya diharapkan siklus penyusunan program dan kegiatan yang didanai oleh  Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) selaras dan sejalan dengan proses perencanaan pembanguan daerah di Kabupaten Sleman guna mengantisipasi terjadinya tumpang tindih.Tidak tertutup kemungkinan nantinya Forum  Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) ini dapat mengakomodir adanya usulan program dan kegiatan dari masyarakat berkenaan dengan pemanfaatan dana Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP). * * * (Sekretariat)

Perda No 4 Tahun 2017 tentang Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) dapat di down load disini.