Bertempat di ruang rapat Dhandanggulo, Senin 6 November 2017 Bappeda Sleman bersama rekanan PT. Sinergi Visi Utama melakukan Ekspose Laporan Akhir Penyusunan Dokumen Analisis Input Output di Kabupaten Sleman. Kegiatan ini di buka oleh Kepala Bidang Perekonomian Bappeda Sleman, Aisyah Inayati Suryani, SE, M.Si dan dihadiri oleh Sekretaris Bappeda; Bidang Data dan Perencanaan Pembangunan Bappeda; Bidang Penelitian, Pengembangan dan Pengendalian Bappeda; Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan; Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman; BPS Kabupaten Sleman; Dinas Koperasi dan UKM; Dinas Tenaga Kerja, Dinas Pariwisata; Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Sleman; Bidang Penanaman Modal pada Badan Penanaman Modal Dan Pelayanan Perizinan Terpadu.

Tujuan penyusunan Dokumen Input Output ini adalah untuk mengetahui :

  • keterkaitan antarsektor dalam perekonomian di Kabupaten Sleman
  • efisiensi dan efektifitas sektor ekonomi
  • dampak permintaan akhir terhadap output sektor produksi, nilai tambah, impor, dan kebutuhan tenaga kerja
  • struktur input dan distribusi output dari setiap sektor ekonomi
  • peran sektor ekonomi yang dominan, baik dari sisi penciptaan output maupun nilai tambah
  • struktur penawaran (supply) dan permintaan (demand) barang dan jasa di Kabupaten Sleman
  • hubungan/ keterkaitan antara sektor produksi dan sektor kosumsi, baik hubungan ke depan (forward linkage) maupun hubungan ke belakang (backward linkage)
  • bahan rekomendasi kebijakan pembangunan ekonomi di Kabupaten Sleman.

Analisis Input Output di Kabupaten Sleman dilakukan terhadap 66 sektor perekonomian.

Dari hasil analisis diperoleh 10 sektor unggulan di Kabupaten Sleman yaitu padi; kedelai; industri beras; industri makanan dan minuman lainnya; industri tekstil selain tenun dan batik; jasa keuangan lainnya; real estate; jasa hukum, akuntan, konsultan, arsitek, dan penelitian; jasa pendidikan, dan jasa lainnya.

Kesepuluh sektor tersebut perlu diberi perhatian khusus untuk menjaga pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan.

Pada akhir acara Sekretaris Bappeda, Arif Setio Laksito, ST, M.Dev.Plg  mengatakan Dokumen Analisis Input Output ini digunakan dalam menyusun perencanaan pembangunan dan merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi khususnya. *** (Bidang Perekonomian)