Kepala Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Pemerintahan Bappeda Kabupaten Sleman, Drs. Pranama, M.Si menerima tamu dari BAPPEDA Bantul di Ruang Rapat Kinanthi Bappeda Kabupaten Sleman pada hari Selasa tanggal 23 Januari 2018. Tujuan diadakannya kunjungan ini adalah ingin melakukan study tentang Grand Design Pembangunan Kependudukan berkaitan dengan kegiatan mereka di tahun 2018 yaitu menyusun Grand Design Pembangunan Kependudukan. Rombongan terdiri 5 orang dari Bidang Sosial Pemerintahan BAPPEDA Bantul, diketuai oleh Bapak Mujahid selaku Kepala Bidang Sosial dan Pemerintahan, dan didampingi oleh Ibu Indah (Kasubbid Pemerintahan), Bapak Sarwo Wibowo (Kasubbid Sosial) serta dua orang staf.

Penduduk adalah modal dasar pembangunan, juga merupakan titik sentral dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Berbagai data kependudukan dan dinamikanya merupakan petunjuk bagi gambaran kebijakan pembangunan. Grand Design Pembangunan Kependudukan merupakan penggabungan amanat dari Undang-undang No. 23 tahun 1997 tentang pengelolaan lingkungan hidup dan Undang-undang no. 52 tahun 2009 tentang perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga, sehingga perlu digaungkan prinsip “Pembangunan Berwawasan Kependudukan yang Berkelanjutan”, serta Peraturan Presiden nomor 153 tahun 2014 tentang Grand Design Pembangunan Kependudukan

Kebijakan Pembangunan Kependudukan terdiri dari 5 pilar yaitu :

  1. Pengendalian Kuantitas Penduduk

Pengendalian kuantitas penduduk di Kabupaten Sleman dilakukan melalui pengaturan dua komponen utama kependudukan, yaitu pengaturan fertilitas dan penurunan mortalitas

  1. Peningkatan Kualitas Penduduk

Strategi peningkatan kualitas penduduk merupakan aspek yang sangat penting dalam pembangunan kependudukan, strategi ini merupakan bagian internal dari strategi pengendalian kuantitas penduduk, pembangunan keluarga dan pengarahan mobilitas penduduk

  1. Pembangunan Keluarga

Sasaran dari kebijakan pembangunan keluarga adalah seluruh keluarga yang terdiri dari keluarga dengan siklus keluarganya; keluarga yang memiliki potensi dan sumber kesejahteraan sosial; keluarga rentan secara ekonomi, sosial, lingkungan maupun budaya; serta keluarga yang bermasalah secara sosial ekonomi dan sosial psikologis

  1. Pengarahan Mobilitas Penduduk

Pengarahan mobilitas penduduk perlu dilakukan mengupayakan peningkatan mobilitas non permanen dengan cara menyediakan berbagai fasilitas sosial, ekonomi, budaya dan administrasi disemua Kabupaten/Kota

  1. Pembangunan Database Kependudukan

Kebijakan umum pembangunan database kependudukan dilakukan dengan mengembangkan database kependudukan yang memiliki akurasi dan tingkat kepercayaan yang tinggi serta dikelola dalam suatu sistem yang integratif, mudah diakses oleh para pemangku kepentingan

Untuk Kabupaten Sleman sendiri sudah memiliki Grand Design Pembangunan Kependudukan Tahun 2016-2035 dan telah dijabarkan dalam RAD Pembangunan Kependudukan Tahun 2017-2021 dan telah melakukan evaluasi pelaksanaan RAD Pembangunan Kependudukan untuk memastikan tercapainya indikator-indikator Pembangunan Kependudukan. * * * (Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Pemerintahan)