Bertempat di Pandan Garden Resto Ring Road Utara Simpang Empat Monumen Jogja Kembali Sleman, Bappeda Sleman menyelenggarakan Seminar Laporan Akhir Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Kabupaten Sleman. Seminar diselenggarakan pada hari Kamis, tanggal 24 November 2011 dan diikuti oleh SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) dilingkungan Propinsi DIY, SKPD dilingkungan Pemkab Sleman, para pelaku usaha dan asosiasi di bidang pariwisata.

Dalam sambutannya, Plt (pelaksana tugas) Kepala Bappeda Sleman, Drs. Kunto Riyadi, MPPM  mengemukakan bahwa penyusunan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Kabupaten Sleman ini nantinya akan menjadi acuan bagi pembangunan kepariwisataan di Kabupaten Sleman. Selama ini, Kabupaten Sleman telah memiliki acuan dalam pengembangan kepariwisataan daerah yang dituangkan dalam Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah (RIPPDA) Kabupaten Sleman, tahun 1997/1989.

Lebih lanjut Drs. Kunto Riyadi, MPPM menyampaikan bahwa sejalan dengan perkembangan sosial ekonomi masyarakat, perubahan paradigma pembangunan pariwisata dan perkembangan obyek dan daya tarik wisata, maka pada tahun 2006 telah dilakukan review atau kaji ulang RIPPDA tersebut.  Dan pada tahun 2011 ini, disamping dari sisi waktu telah berjalan 5 tahun, terdapat beberapa aspek yang mendasari pentingnya melakukan kaji ulang RIPPDA antara lain terjadinya erupsi Merapi tahun 2010 telah melahirkan obyek-obyek wisata baru seperti vulcano tour dibeberapa tempat di lereng Merapi. Selain itu juga munculnya desa wisata baru dan penemuan benda-benda cagar budaya yang memperkaya keberadaan obyek wisata baru di Sleman.  Aspek lain yang mendasari adalah UU no 10 Tahun 2009 Tentang Kepariwisataan yang mengamanatkan bahwa pembangunan kepariwisataan dilakukan berdasarkan  Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan, sehingga tiap kabupaten/kota diwajibkan menyusun Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan.

Acara selanjutnya dilanjutkan dengan paparan tim dari Pusat Studi Pariwisata UGM. DR. M. Baequni, MA menyampaikan kondisi terkini perkembangan pariwisata secara makro, dilanjutkan paparan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Kabupaten Sleman oleh Destha Titi Rahardjana, S.Sos, M.Si. * * *